AMBON, Siwalimanews – Warga Kelurahan Tanah Tinggi, mengeluhkan kerap terjadi banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi melanda Kota Ambon dan itu terjadi setiap tahun.
ââGuna mengatasi banjir mereka juga meminta agar sungai dapat diÂkeruk dan memiliki pompa penyedot air, kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw saat reses dan berdialog dengan warÂga RT 03/04, Tanah Tinggi, kamis (18/9).
Ia mengaku kehadiran dirinya juga disambut baik oleh masyarakat kaÂrena sudah beberapa periode mendaÂpatkan suara dari warga tanah tinggi.
Selain itu, warga juga menyingÂgung soal kegiatan gereja yang memÂbutuhkan perhatian, serta kondisi jalan sepanjang 130 meter di komÂpleks mereka yang kini rusak parah.
ââMereka khawatir kerusakan jalan tersebut bisa memicu kecelakaan jika tidak segera diperbaiki,ââ katanya.
Setelah mendengar keluhan masÂyarakat tanah tinggi, ia mengaku tidak mau berjanji banyak
ââKalau memang bisa dijawab, beta akan jawab. Tapi kalau seng bisa, beta jujur bilang seng bisa. Jangan sampai beta janji tapi seng bisa realisasi, lalu dianggap tipu warga,â tegas Rahakbauw.
Masalah banjir memang sudah lama terjadi dan Ia mengaku pernah berkoÂordinasi dengan Balai Sungai untuk pengurukan, namun hingga kini SuÂngai Waitomo belum juga ditangani.
âDalam waktu dekat beta akan unÂdang pihak Balai Sungai ke Komisi III DPRD Maluku untuk bicara seÂcara tuntas. Ini kepentingan rakyat, seng bisa ditunda-tunda lagi,â teÂgasnya.
Soal pintu air, Rahakbauw menyaÂtakan akan segera turun langsung meÂninjau lokasi. Ia juga berjanji menyiÂapkan alat komunikasi (alkom) untuk menunjang koordinasi lapangan.
Terkait perbaikan jalan, ia meÂngaku kewenangan ada di Pemerintah Kota Ambon. Kendati begitu, ia memasÂtikan akan memÂfasilitasi koordinasi dengan pemÂkot, Balai Sungai, PUPR dan Ketua RT untuk mencari solusi.
âBeta memang ketua tim pemeÂnangan walikota, tapi seng bisa menjaminkan langsung. Yang bisa beta lakukan adalah koordinasi dengan pihak berwenang supaya ada solusi nyata bagi warga Tanah Tinggi,â janjinya. (S-26)