SIWALIMA.id > Berita
Ahli Waris Sasi Swalayan Dian Pertiwi
Daerah , Headline | Senin, 27 Oktober 2025 pukul 13:10 WIT

AMBON, Siwalimanews - Toko buku sekaligus Swa­layan Dian Pertiwi yang terletak di Desa Poka, Ke­camatan Teluk Ambon, di­sasi oleh Keluarga Hatu­lesila, Sabtu (25/10). 

Pemasangan sasi dila­ku­kan buntut tidak adanya itikad baik dari pihak ma­najemen Swalayan Dian Pertiwi, saat rapat dengar pendapat di  DPRD Provinsi Maluku pada 16 Oktober 2025 lalu, dimana dari hasil rapat dengar pendapat, pihak Dian Pertiwi dapat menyelesaikan permasa­la­han tersebut secara ke­keluargaan (pembayaran lahan Dian Pertiwi). 

Pasalnya, Keluarga Hatulesila mengklaim tanah tempat swalayan tersebut berdiri merupakan tanah Dati Tihu, sesuai dengan Register Dati Tahun 1814 dan salinan tahun 1914.

Kepemilikan diperkuat dengan Akta Notaris pada 20 Februari 1887 Nomor 614 Jbl. Diperjelas dengan bukti Eigendom Meetbrieef Verpon­ding No 1132 tanggal 21 Mei 1921 de­ngan luas 17 hektar atas nama Raja Willem Hatulesila (Katie Otoe) di Negeri Hoekoenalo - Rumahtiga. 

“Dari hasil koordinasi sasi adat dilakukan sebagai bentuk kekece­waan dari pihak keluarga yang mana dari pihak keluarga sudah melayangkan surat kepada pihak Dian Pertiwi, namun pihak Dian Pertiwi tak menggubrisnya,” jelas Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Jane Luhukay kepada Siwalima, Minggu (26/10).

Puluhan warga dengan orna­men adat mendatangi Lokasi Toko Buku sekaligus Swalayan Dian Pertiwi, kemudian melakukan pro­sesi adat sasi dengan cara menaruh sesajian dan mengikat daun kelapa pada tiga pintu akses masuk toko buku dan Swalayan Dian Pertiwi.

Bahkan Keluarga Hatulesila mengancam, tidak akan membuka sasi tersebut hingga ada kejelasan dari pihak Dian Pertiwi. 

Pihak kepolisian sudah melaku­kan koordinasi, namun dari Kelu­ar­ga Hatulesila menunggu konfir­masi maupun etikat baik dari pihak Dian Pertiwi. “Pihak Dian Pertiwi saat ini se­mentara menghentikan ke­giatan sampai dengan adanya per­temuan. Nah soal kapan perte­muan sampai saat ini belum ada info lanjut,” ucap Ipda Jane. (S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps