AMBON, Siwalima.id - Matchday terakhir grup D Piala Dunia 2026, akan mempertemukan Paraguay vs Australia yang akan berlangsung di San Francisco Stadium, Jumat (26/6) pukul 11.00 WIT.
Pertandingan kedua negara ini dipastikan berlangsung seru sebab menjadi duel untuk menentukan siapa yang lolos menuju babak knock out.
Kedua tim ini menuju laga ini datang dengan situasi yang berbeda, dimana Australia berada di posisi kedua klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol atas Paraguay, sehingga diprediksi pertandingan ini akan berakhir imbang 1-1.
Prediksi berbeda datang dari Kepala Dinas Kominfo dan Sandi Kota Ambon, Ronald Lekransy yang memprediksi Paraguay akan mengalahkan Australia.
Menurut Lekransy, keyakinannya bahwa Paraguay mampu meraih kemenangan dan menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
“Paraguay pasti kalahkan Australia. Prediksi saya 3-1 untuk Paraguay,” ucap Lekransy kepada Siwalima di Balai Kota, Kamis (25/6).
Laga ini menurut Lekransy, menjadi pertandingan penentuan bagi kedua tim yang sama-sama masih berpeluang melangkah ke fase gugur, dimana Australia saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Paraguay di posisi ketiga, sehingga jika kedua tim bermain dengan fokus dan berhati-hati mungkin hasilnya juga bisa imbang 1-1.
“Tapi prediksi saya tetap Paraguay menang, sebab jika seri maka Australia yang akan langsung lolosberkat keunggulan selisih gol atas Paraguay,” ucap Lekransy.
Sementara itu, Paraguay yang ditangani Gustavo Alfaro berada dalam posisi yang lebih sulit. Mereka wajib meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos karena hasil imbang tidak cukup akibat kalah selisih gol dari Australia.
“Dengan situasi tersebut, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan menarik. Paraguay dipastikan tampil menyerang sejak awal demi mengamankan tiga poin, sedangkan Australia berupaya mempertahankan posisi mereka dengan minimal meraih hasil seri,” tandas Lekransy.
Prediksi Siwalima
Laga Australia vs Paraguay akan menjadi penentu nasib kedua tim di Grup D, sekaligus menentukan siapa yang berhak melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Bagi Paraguay mereka berada dalam posisi cukup sulit. Tim asuhan Gustavo Alfaro ini, harus meraih kemenangan untuk memastikan lolos dan berharap perubahan selisih gol menguntungkan mereka.
Perjalanan Paraguay di Grup D berjalan naik turun. Mereka kalah telak 1-4 dari Amerika Serikat pada laga pembuka, namun mampu bangkit dengan kemenangan tipis 1-0 atas Turki.
Hasil melawan Turki menjaga peluang Paraguay tetap hidup. Namun, masalah terbesar mereka adalah selisih gol yang membuat hasil imbang tidak akan cukup untuk mengamankan tiket babak gugur.
Di sisi lain, Australia datang dengan situasi yang lebih menguntungkan. The Socceroos hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tempat di babak 32 Besar.
Australia memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Turki sebelum kalah dengan skor yang sama dari Amerika Serikat. Meski begitu, posisi mereka tetap aman karena memiliki selisih gol lebih baik.
Tim asuhan Tony Popovic dikenal memiliki struktur permainan yang rapih. Mereka mampu bertahan dengan baik dan memanfaatkan momen melalui transisi cepat.
Laga ini diprediksi berjalan ketat karena kedua tim memiliki gaya bermain yang berbeda. Australia mengandalkan organisasi permainan dan pertahanan disiplin, sedangkan Paraguay harus tampil agresif demi mengejar tiga poin.
Dari sisi skuad, Paraguay memiliki Gustavo Gomez sebagai pemimpin lini belakang. Kehadiran pemain berpengalaman itu menjadi modal penting untuk menghadapi serangan Australia.
Australia memiliki gelandang pekerja keras dalam diri Jackson Irvine. Pemain yang telah mengoleksi banyak caps bersama Socceroos itu punya kemampuan membaca permainan dan memutus aliran serangan lawan.
Jika Australia mampu mengendalikan lini tengah, Paraguay akan kesulitan membangun serangan. Sebaliknya, jika Paraguay berhasil memenangkan duel tersebut, tekanan besar bisa diberikan kepada pertahanan Socceroos, sehingga laga ini diprediksikan akan berakhir imbang 1-1.
Pada laga ini, pelatih Gustavo Alfaro dipastikan akan memakai formasi 4-2-3-1 dengan susunan pemain, Gatito Fernández; J.J Cáceres, Gustavo Gómez (c), Fabián Balbuena, Júnior Alonso; Andrés Cubas, Braian Ojeda; Julio Enciso, Miguel Almirón, Ramón Sosa; Antonio Sanabria.
Sementara di kubu Australia, pelatih Tony Popovic memakai formasi 4-3-3 dengan para pemain, Mathew Ryan; Miloš Degenek, Harry Souttar, Cameron Burgess, Jordan Bos; Aiden O’Neill, Jackson Irvine (c), Connor Metcalfe; Mathew Leckie, Nestory Irankunda, Awer Mabil. (S-30/Tim Prediksi)