SIWALIMA.id > Berita
Alih Fungsi Lahan Jadi Pemicu Longsor di Ambon
Daerah | Senin, 4 Mei 2026 pukul 13:11 WIT

AMBON, Siwalima.id - Alih fungsi lahan di kawasan perbukitan menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di se­jumlah titik di kota ambon beberapa waktu lalu.

Selain itu juga kurangnya kesa­daran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga jadi pemicu ter­jadinya banjir dan tanah longsor.

Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan mengaku penyebab utama bencana longsor di wilayah kerjanya dido­minasi oleh alih fungsi lahan serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

“Banyak kawasan perbukitan yang seharusnya tidak diperuntuk­kan sebagai permukiman kini telah beralih fungsi menjadi area hunian. Sebagian besar longsor terjadi karena pengalihan fungsi lahan,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Siwalima, Sabtu (2/5).

Tatipikalawan menyebut, masya­rakat membangun di daerah per­bukitan yang cukup terjal, padahal kawasan tersebut bukan untuk permukiman

Selain itu pembangunan yang dila­kukan masyarakat tanpa memper­hatikan kondisi geografis turut memperparah risiko bencana. Salah satu dampak yang paling signifikan adalah terganggunya jalur alami aliran air.

“Banyak bangunan berdiri di jalur air. Ini menyebabkan aliran air ter­tutup dan akhirnya memicu long­sor,” jelasnya.

Selain itu, faktor sampah juga menjadi penyebab yang tidak kalah penting. Ia mengungkapkan bahwa material longsoran kerap kali didominasi oleh sampah yang menyumbat drainase maupun jalur air.

“Material longsoran itu sebagian besar adalah sampah. Ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan masih sangat kurang,” tambahnya.

Untuk itu pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana.

Ia juga mengimbau warga agar memperhatikan aspek mitigasi bencana, baik secara struktural maupun non struktural.

“Kalau memang sudah terlanjur tinggal di daerah tersebut, masyarakat harus lebih waspada dan memperhatikan mitigasi bencana, serta menjaga kondisi lingkungan sekitar,” tegasnya.

Diharapkan kedepan, masyarakat dapat lebih bijak dalam meman­faat­kan lahan serta tidak menga­baikan faktor keselamatan demi mengurangi risiko terjadinya ben­cana longsor di Kota Ambon. (Mg-1)

BERITA TERKAIT