SIWALIMA.id > Berita
Ambon Kirim Jamaah Terbanyak ke Tanah Suci
Daerah | Kamis, 30 April 2026 pukul 14:22 WIT

AMBON, Siwalima.id - Jamaah Calon Haji asal Ambon terbanyak dibandingkan dengan kota kabupaten lain di Maluku

yang akan diberangkatkan ke tanah suci di bulan Mei nanti.

JCH asal Kota Ambon sebanyak 432 orang, disusul Kota Tual 36 orang, Maluku Tengah 31 orang, SBT 28 orang, SBB 23 orang, Buru 19 orang, Bursel 6 orang, Aru 5 orang, Malra 3 orang dan Kepulauan Tanim­bar 2 orang.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku, Kasrul Selang menjelaskan persiapan kebe­rangkatan 587 JCH telah tuntas dan siap diberangkatkan.

“Kesiapan mulai dari administrasi, proses keberangkatan telah selesai dikoordinasikan dan akan dilanjut­kan dengan simulasi jelang kedata­ngan jemaah di asrama haji Waiheru, kata kasrul kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (29/4).

Dirinya menjelaskan untuk koper dari setiap jemaah sudah dikondi­sikan semua dan tidak ada masalah.

Selain itu dari 11 kabupaten dan kota, hanya Maluku barat daya yang tidak memiliki perwakilan JCH ke tanah suci.

Kuota haji jelasnya, telah ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umroh dan PPIH Maluku hanya memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan.

Untuk memastikan penyeleng­gara­an ibadah haji berjalan lancar, ia mengaku Pemprov Maluku mengalokasikan Rp 7,7 miliar yang diperuntukkan untuk carter pesawat dan operasional lainnya.

Terkait dengan uang saku, ia menjelaskan, PPIH Maluku tidak lagi memberikan cost of living atau biaya hidup, karena telah diberikan oleh PPIH pusat sebesar 1.500 rial untuk keperluan selama menunaikan iba­dah.

“Kita tidak kasih lagi biaya hidup atau uang saku, karena sudah diberikan PPIH pusat, mungkin ada satu pemda kabupaten dan kota,” terangnya.

Ia memastikan proses keberang­katan JCH asal Maluku berlangsung pada 7 Mei mendatang dan terbagi dalam dua kloter yakni 24 (394 orang) dan kloter 26 (194 orang).

“Kloter 24 dan 26 akan berangkat dari Makassar ke Mekah pada 8 Mei dengan waktu yang berbeda sesuai pengaturan PPIH, maskapai dan juga petugas haji di Bandara Makassar,” ungkapnya.

Ditambahkan, pelaksanaan ibadah haji 2026 berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab Pemerin­tah Arab Saudi menerapkan Makkah Route atau rute Makkah yang memung­kinkan JCH menyelesaikan seluruh prosedur keimigrasian, termasuk pemeriksaan paspor dan kesehatan, di bandara keberangka­tan asal.

Untuk pemeriksaan kesehatan, ia meminta petugas haji kabupaten dan kota memperhatikan pemberian vaksin kepada JCH yakni vaksin meningitis meningokokus, vaksin polio (IPV) dan vaksin Covid-19. 

“Kami berharap pendamping secara maksimal mendampingi Je­maah termasuk memastikan barang bawaan sesuai aturan penerbangan. Prinsipnya kita akan memberikan kenyamanan bagi jemaah haji ditengah efisiensi anggaran,” kata­nya. (S-20)

BERITA TERKAIT