SIWALIMA.id > Berita
Arus Mudik Meningkat, ASDP dan Panca Karya Kerahkan 6 Armada
Daerah | Senin, 22 Desember 2025 pukul 16:11 WIT

AMBON, Siwalima.id - Lonjakan arus mudik di Pela­buhan Hunimua, Desa Liang, Kabu­paten Maluku Tengah mau­pun di Pelabuhan Waipirit, Kabu­paten Seram Bagian Barat mulai terlihat padat.

Pantauan Siwalima di kedua pelabuhan, telihat masyarakat baik pejalan kaki maupun ken­daraan roda dua dan roda empat memenuhi area Pelabuhan Huni­mua, begitupun Pelabuhan Wai­pirit.

Antrian paling panjang ada pada antrian kendaraan bermotor serta penumpang yang melakukan penyeberangan tanpa kendaraan. Sementara antrian kendaraan roda empat masih terpantau normal.

Pantauan tersebut diperkuat dengan data yang berhasil di­himpun dari kedua pelabuhan, yang menunjukan adanya pening­katan sejak H-7 Hari Raya Natal atau tepatnya, Kamis (18/12) hi­ngga Sabtu (20/12).

Grafik arus pengguna pela­buhan Waipirit pada Kamis (19/12) menjukan peningkatan sebesar 36 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Presentase tersebut terdiri dari pejalan kaki dengan jumlah penum­pang sebanyak 820 orang, kendaraan Roda 2 sebanyak 477 kendaraan, Roda 4, 162 kendaraan , Kendaraan logistik 76 dan Bus sebanyak 18 . 

Peningkatan pengguna moda laut di pelabuhan Waipirit juga terlihat di H-6 atau Jumat (19/12) dengan presentase sebesar 21 persen, jika dibandingkan dengan tahun sebe­lumnya. Dan di H-5 atau Sabtu (20/12) peningkatan juga terjadi diangka 4 persen dari tahun sebelumnya. 

“Beberapa hari ini, memang ter­pantau ramai dibandingkan dengan hari hari normal sebelum hari raya, namun belum terpantau padat, “ jelas salah satu petugas ASDP Denny Luhukay kepada Siwalima, Minggu (21/12). 

Untuk mengatasi lonjakan penum­pang pada puncak arus mu­dik atau H-2 nanti, baik ASDP mau­pun PD Panca Karya menyediakan 6 armada untuk melayani masya­rakat. 

6 armada tersebut masing masing 2 armada milik Panca karya  yakni KMP Badaleon dan KMP Sardinela serta 4 armada milik ASDP yakni KMP Terubuk, Inalika , Rokatenda dan KMP Erana. 

“Jadi total armada yang ada itu 6 , yang beroperasi itu ada 5 dengan sistem roling, sedangkan 1 armada standby untuk keadaan tertentu, “ungkapnya.(S-10)

BERITA TERKAIT