AMBON, Siwalima.id - Demi menunjang operasional di lapangan, BPBD Kota Ambon mengajukan tambahan dua unit mobil ke pemerintah pusat melalui BNPB.
Kepala BPBD Kota Ambon, First Tatipikalawan mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan BNPB terkait rencana pemberian bantuan tersebut.
“Kita sudah berkoordinasi dengan BNPB dan memang ke depan ada rencana bantuan untuk pemerintah kota. Koordinasi terus kita lakukan sambil menunggu realisasi,” kata Tatipikalawan kepada Siwalima di Balai Kota, Senin (27/4)
Ia menjelaskan, kebutuhan kendaraan operasional saat ini sangat mendesak karena sebagian armada yang dimiliki BPBD sudah berusia tua dan mengalami penurunan kondisi.
Menurutnya, salah satu unit kendaraan operasional telah digunakan sejak tahun 2012 dan kini kerap mengalami gangguan teknis.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada efektivitas penanganan bencana, terutama menyangkut mobilitas personel di lapangan serta distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak.
Dalam situasi darurat, ia mengaku keterbatasan armada dapat memperlambat respons yang seharusnya dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kalau kendaraan sering bermasalah di perjalanan, tentu ini sangat menghambat. Padahal saat bencana terjadi, kita dituntut bergerak cepat. Ini juga berpengaruh pada penyaluran logistik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah mengajukan permohonan hibah berupa dua unit kendaraan dari BNPB, yakni satu unit mobil truk serbaguna dan satu unit mobil rescue.
Kedua kendaraan tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung berbagai kebutuhan kebencanaan, mulai dari evakuasi hingga distribusi bantuan.
“Kami harap BNPB dapat merealisasikan bantuan tersebut agar BPBD Kota Ambon dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi kondisi darurat,” tandasnya.(Mg-1)