SIWALIMA.id > Berita
Bupati Bursel Curhat ke IDI Maluku
Daerah | Senin, 14 April 2025 pukul 21:55 WIT

AMBON, Siwalimanews – Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan ditunjuk menjadi lokasi digelarnya Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-117 pada 22–24 Mei nanti.

Persiapan penyelenggaraan HBDI sudah dilakukan oleh IDI Maluku bersama Pemkab Bursel yang dihadiri bupati, wakil dan sekda Bursel.

Ketua IDI Maluku, Saleh Tualeka dalam rilisnya, Minggu (13/4) mengatakan pertemuan untuk mematangkan proses persiapan acara.

Lanjutnya pemilihan lokasi juga sudah melalui pertimbangan-pertimbang sebelum ditentukan akan dilakukan di Bursel.

“IDI Maluku memilih Bursel sebagai tuan rumah HBDI tahun ini, karena ingin mendorong perhatian lebih terhadap pembangunan sektor kesehatan di daerah ini,” jelasnya.

Ia merincikan, sejumlah kegiatan akan dilakukan selama HBDI berlangsung mencakup seminar awam mengenai kesehatan paru, pelayanan pengobatan spesialistik dari berbagai bidang kedokteran, serta jalan sehat yang akan melibatkan bupati, forkopimda dan masyarakat.

Diakui, dalam pertemuan itu juga kegiatan Bupati Bursel La Hamidi menyambut baik dan berkomitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan HBDI.

Dalam arahan, Bupati Bursel mengatakan kegiatan ini sangat tepat waktunya, karena bertepatan dengan 100 hari pertama pemerintahan dirinya memimpin dan wakil bupati.

“Ini dapat menjadi bentuk pengabdian awal kepada masyarakat,” terangnya.

Dihadapan kepengurusan IDI Maluku, bupati juga menyampaikan keluhan terkait minimnya jumlah dokter spesial yang bertugas di Bursel.

“Saya prihatin minimnya jumlah dokter spesialis di RSUD Namrole. Diharapkan IDI Maluku dapat membantu dalam upaya koordinasi untuk mendatangkan tenaga spesialis yang dibutuhkan,” pintanya.

Ia menyebut ketersediaan dokter spesialis dan sarana kesehatan adalah tantangan besar bagi pemerintah daerah.

Dengan keterbatasan itu, pihaknya  berkomitmen untuk menjadikan sektor ini sebagai prioritas dalam kebijakan pelayanan publik ke depan.

Untuk diketahui, audiensi diak­-hiri dengan kunjungan bersama ke RSUD Namrole. Rombongan IDI dan jajaran pemerintah daerah meninjau langsung kondisi rumah sakit tersebut.

Hasilnya, sejumlah fasilitas masih memerlukan perbaikan dan renovasi. Tantangan utama lainnya adalah terbatasnya alat kesehatan, pasokan farmasi, dan ketersediaan tenaga dokter spesialis. (S-25)

BERITA TERKAIT