AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku untuk mempercepat normalisasi sungai-sungai menghadapi musim penghujan.
Salah satu penyebab banjir pada saat musim penghujan di Maluku khususnya Kota Ambon dikarenakan sedimentasi pada sungai-sungai besar yang cukup banyak, sehingga perlu adanya penanganan.
“Kemarin dalam pertemuan dengan kepala BWS yang baru, saya sudah minta dilakukan percepatan normalisasi sungai-sungai agar mengurangi resiko bencana banjir,” kata gubernur kepada Siwalima melalui pesan singkat via Whatsapp, Senin (8/6).
Menurutnya dengan kondisi keuangan daerah yang tidak mendukung saat ini, pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota, tidak dapat bergerak leluasa.
Apalagi mengatasi masalah yang sifatnya mendesak seperti normalisasi sungai. Olehnya itu dukungan dari BWS sebagai instansi vertikal Kementerian PU sangat harapkan.
Normalisasi sungai lanjutnya dapat mengurangi persoalan yang dihadapi pemda khususnya dalam menghadapi ancaman bencana banjir. “Saya minta BWS juga untuk berkolaborasi dengan pemda untuk melakukan pencegahan dampak bencana banjir di Maluku,” kata gubernur.
Selain normalisasi, dirinya mengaku telah meminta BWS untuk menaruh perhatian serius terhadap sejumlah infrastruktur yang menjadi kewenangan BWS termasuk talud penahan ombak yang hancur karena abrasi.
Diakuinya sebagai daerah yang 92.4 persen merupakan daerah kepulauan, tentu kebutuhan talud penahan ombak juga sangat penting sebab masih banyak wilayah yang belum memiliki infrastruktur seperti penahanan ombak. “Kalaupun ada sudah pasti talud-talud penahan ombak banyak yang sudah mengalami kerusakan dan ini membutuhkan dukungan dari Pemerintah pusat melalui BWS,” tegasnya.
Lewerissa menegaskan Pemprov Maluku tidak dapat bekerja sendiri dalam pembangunan daerah tetapi membutuhkan dukungan dan perhatian serius dari instansi vertikal seperti BPJN dan BWS sebagai upaya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kondisi saat ini sebagai gubernur saya berharap semua lembaga pemerintah dapat bekerja sama dan berkolaborasi untuk membangun Maluku,” ingatnya.(S-20)