AMBON, Siwalima.id - Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda Hanarko Djodi Pamungkas, menegaskan pentingnya sinergi strategis antara TNI AL, dan insan pers.
“Pada intinya kita saling mengenal. Tidak kenal maka tidak tahu. Wartawan adalah mitra yang sangat strategis. Informasi sekarang sangat cepat, jadi kita harus saling dekat dan terbuka,” ujar Dankodaeral IX dalam kegiatan Fun Shooting Gathering bersama para jurnalis dan pimpinan media di Kota Ambon yang berlangsung di Lapangan Tembang Kodaeral IX Ambon, Selasa (13/1).
Ia menyampaikan, hubungan yang baik dengan wartawan memungkinkan pertukaran informasi berjalan dua arah.
Bahkan, dalam situasi tertentu, TNI AL tidak segan meminta klarifikasi atau informasi awal kepada wartawan sebelum mengambil langkah lanjutan.
Dalam suasana informal tersebut, jenderal bintang dua itu juga mengajak wartawan mengikuti kegiatan olahraga dan latihan menembak sebagai bagian dari kebersamaan.
Menurutnya, selain untuk kebugaran, kegiatan itu juga menjadi sarana pembinaan komponen cadangan.
“Kalau sudah terdaftar dan pernah latihan, sewaktu-waktu dibutuhkan mereka sudah siap. Minimal sudah pernah pegang senjata dan latihan menembak,” katanya.
Lebih jauh, Dankodaeral IX menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam membangun Maluku.
Ia menyebut Maluku memiliki sejarah besar yang harus terus dijaga dan diperkenalkan ke dunia.
“Maluku ini tidak pernah lepas dari sejarah. Di kawasan ini saja ada sekitar belasan bunker peninggalan sejarah. Ini dulu tempat yang sangat strategis,” ujarnya.
Ia menambahkan, pangkalan TNI AL bukan hanya berfungsi sebagai instalasi militer, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Selain itu, ia membuka akses fasilitas olahraga di lingkungan pangkalan bagi wartawan dan masyarakat, termasuk olahraga air seperti layar dan dayung.
“Kita ingin bersama-sama mencetak atlet-atlet Maluku yang bisa berprestasi dan go internasional,” katanya.
Melalui kolaborasi antara TNI AL, media dan masyarakat, ia berharap Maluku dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju, indah, dan kembali dikenal dunia sebagai wilayah yang kaya sejarah dan potensi maritim.(S-25)