SIWALIMA.id > Berita
Dispar Maluku akan Promosi Jejak Sejarah Rempah
Daerah | Selasa, 23 September 2025 pukul 22:42 WIT

AMBON, Siwalimanews – Dinas Pariwisata Maluku terus berupaya untuk mema­cu pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Bahkan dinas dibawah kepemimpinan Achmad Jais Ely ini, bakal mempromosikan jejak sejarah rempah-rempah.

Untuk mewujudkan agenda tersebut, maka Dispar Mauku menjalin kerjasama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Kerja sama ini, bertujuan untuk memperkuat promosi parawisata, baik ditingkat na­sional maupun internasional.

Kesepakatan jalinan kerja­sama ini dilakukan Achmad Jais Ely dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andika Permata di Hotel Tavia, Kota Jakarta, Minggu (21/9).

“Penjajakan penyelengga­raan even jalur rempah dunia ini, akan menghubungkan Sunda Kelapa (Jakarta), Sema­rang, Ambon, hingga ke Pulau Banda ini, sebagai simpul sejarah perdagangan dunia, sekaligus cikal bakal promosi pariwisata Maluku ke kancah internasional,” jelas Jais kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (22/9).

Jais mengungkapkan, mela­lui kerja sama tersebut, pari­wisata Maluku akan dipro­mosikan melalui event dan ruang publik di Jakarta, sebaliknya potensi Jakarta akan diperkenalkan kepada masyarakat Maluku.

“Inisiatif ini sejalan dengan visi pak gubernur untuk mengangkat Maluku sebagai pusat pariwisata bahari, sejarah, dan budaya dunia,” ujar Jais.

Jais mengaku, Pemprov DKI Jakarta telah menyampaikan komit­mennya untuk menjadi etalase promosi pariwisata daerah, termasuk Maluku melalui festival, pameran dan media promosi yang dimiliki DKI.

Kerja sama dua daerah ini, diharapkan menjadi langkah awal konkret untuk meningkatkan branding pariwisata Maluku di Jakarta, sebagai pusat kegiatan nasional dan internasional.

“Kita harus akui, bahwa upaya mempromosikan parawisata dua daerah ini tentu akan saling menguntungkan, sekaligus menjadi daya tarik wisatawan nasional mau global,” ucap Jais.

Jais berharap, dengan kerja sama ini, parawisata Maluku akan semakin dikenal dan akan berdampak pada semakin banyaknya wisatawan yang akan berkunjung ke Maluku, sehingga pendapatan daerah dari sektor pariwisata akan mening­kat. (S-20)

BERITA TERKAIT