AMBON, Siwalima.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, menyampaikan apresiasi kepada Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau Ambon atas kolaborasi dalam kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah plastik yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 1–2 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 3.5 ton sampah plastik dari berbagai jenis berhasil dikumpulkan dan ditimbang. Capaian ini dinilai sebagai langkah nyata dalam upaya mengurangi volume sampah di Kota Ambon sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
“Sampah yang ditimbang mencapai 3,5 ton, terdiri dari berbagai jenis plastik. Ini yang kami lakukan untuk mengurangi sampah sekaligus membangun kesadaran masyarakat,” ujar Gaspersz kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Minggu (3/5)
Menurutnya, keterlibatan gereja dan jemaat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia menegaskan, pendekatan berbasis komunitas seperti yang dilakukan bersama GPM menjadi strategi efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Kami sangat berterima kasih kepada GPM Klasis Pulau Ambon. Kegiatan ini bukan hanya soal pengumpulan sampah, tetapi juga edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli lingkungan,” jelasnya.
DLHP Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan, komunitas, dan institusi lainnya, guna memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Gaspersz berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain, demi mewujudkan Kota Ambon yang bersih, sehat, dan lestari.(Mg-1)