AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa berharap umat Muslim di Maluku dapat menikmati fasilitas tiket gratis mudik Idul Fitri 1447 hijriah.
Harapan ini diungkapkan gubernur, menyusul adanya kebijakan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang menambah kuota tiket gratis Maluku menjadikan 26.500 tiket.
Gubernur mengatakan pasca surat permohonan tambahan tiket gratis tersebut, pihak Kementerian Perhubungan langsung meresponnya dengan menaikan kuota mudik gratis bagi masyarakat di Maluku sebesar 160 persen, jika dibandingkan Tahun 2025.
“Jika pada 2025 lalu, Maluku hanya mendapat 10.610 tiket gratis, tahun 2026 ini memperoleh tambahan total 26.500 tiket gratis atau naik 160 persen, artinya tahun ini mengalami peningkatan signifikan,” tulis gubernur kepada Siwalima melalui pesan Whatsapp, Sabtu (14/3).
Menurutnya, pasca kenaikan kuota tiket gratis mudik lebaran tersebut, sebanyak 1.100 pemudik tiket gratis telah diberangkatkan dengan mengunakan KM Cantika Lestari 8A, tujuan akhir Namlea, Pulau Buru sebanyak 500 penumpang dan KM Cantika Lestari 9F yang melayani rute Buano, Kawasi, Sofifi dan sejumlah daerah lainnya sebanyak 600 penumpang.
Program ini kata Gubernur menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah ditengah masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin pulang kampung merayakan Idul Fitri 1447 Hijriyah namun terbatas kemampuan finansial.
Program tiket gratis mudik lanjut Gubernur merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat menjelang momentum mudik lebaran, pemerintah berharap fasilitas mudik gratis ini dapat dinikmati oleh umat Muslim di Maluku.
“Peningkatan kuota yang signifikan bagi Maluku menjadi bukti negara tetap hadir ditengah masyarakat, terutama untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan ekonomi agar dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman,” tegas Gubernur.
Gubernur pun mengimbau masyarakat yang menikmati fasilitas mudik gratis untuk terus menjaga ketertiban dan kebersihan serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan.
“Perjalanan mudik ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk kembali berkumpul dengan keluarga dan merayakan Idul Fitri bersama,” tambah Gubernur.
Gubernur juga meminta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memastikan seluruh penumpang mudik yang menggunakan tiket gratis tetap tercatat dalam sistem manifest sehingga dapat memudahkan pengawasan keselamatan.(S-20)