AMBON, Siwalimanews –Â Anggota DPRD Provinsi Maluku, John Laipeny memberikan bantuan bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Bantuan diberikan Laipeny berupa alat olahraga, buku bacaan, Alkitab, perlengkapan drum band bagi gereja dan bantuan lainnya ketika melakukan reses di daerah pemilihannya, Selasa (16/9).
Laipeny mengaku memberi perhatian pada cabang olahraga khusus tinju yang belum mendapat dukungan maksimal dari pemda, padahal petinju MBD telah mengharumkan nama daerah di berbagai arena.
âAnak-anak ini sudah buktikan prestasi, sudah bawa pulang medali. Tapi kenyataannya, mereka masih latihan di tempat terbuka, tanpa sasana, tanpa peralatan memadai,â jelasnya saat dikonÂfirmasi Siwalima, kemarin.
Kepedulian pemda sangat dibuÂtuhkan untuk melanjutkan prestasi yang sudah ada. Baginya, olahraga tidak hanya bicara tentang komÂpetisi, tetapi juga sarana memÂbentuk karakter generasi muda.
Tak hanya menyalurkan bantuan untuk atlet, Laipeny juga menaruh perhatian pada dunia pendidikan.
Dalam kunjungannya ke TK Wakarleli, ia menyerahkan buku bacaan dan alat tulis. Menurutnya, kondisi fasilitas di tingkat pendiÂdikan anak usia dini masih jauh dari ideal.
Diakui, kalau anak-anak kecil masih belajar bercampur di satu ruangan, bahkan ada yang digabung dengan ruang guru.
Padahal masa emas mereka harus didukung dengan fasilitas yang layak. Beta sudah rencanakan tambahan bantuan bulan Oktober nanti,â ungkapnya.
Di Desa Pati, Laipeny memberiÂkan buku bacaan untuk anak sekolah, sementara di Desa Klise ia menyerahkan 20 Alkitab melalui kerja sama dengan Lembaga Alkitab Indonesia dan PGI.
Tak berhenti di situ, di Desa Siota ia berjanji membantu pemasaÂngan panel surya untuk menduÂkung objek wisata, serta perlengÂkapan musik gereja berupa bass drum di Desa Pati. âSemua janji reses ini beta tarÂgetkan bisa direalisasikan Oktober mendatang. Kalau Tuhan ijinkan, semua pokok pikiran yang sudah disampaikan masyarakat harus diwujudkan,â katanya.
Ia menekankan, reses tidak boÂleh hanya berhenti pada mendeÂngar keluhan, melainkan mengÂhadirkan jawaban nyata. MenurutÂnya, bantuan kecil pun bisa menjadi dorongan besar bagi masyarakat. (S-26)