MASOHI, Siwalimanews – Penyidik Satuan Lalu LinÂtas Polres Malteng hingga kini masih mendaÂlami kasus kecelakaan maut di Soahuku yang menyebabÂkan tiga orang meninggal dunia itu.
Kecelakaan lalu lintas antara mobil Toyota Avanza dengan sepeda motor yang terjadi di ruas jalan trans Masohi-Tehoru tepatnya di ruas jalan Negeri SoaÂhuku, Jumat (31/7) merenggut nyawa Nelam WanÂdasari Sangadji dan Nurul Hikmah Mulyadi, sementara satu penumÂpang lainnya meninggal di RSUD Masohi, Jumat (31/7) malam.
Kasat Lantas Polres Malteng, AKP Denny Sandera kepada SiwaÂlima di Masohi, Minggu (2/8) meÂngatakan, sebanyak tiga orang sudah diminta keterangan sebagai saksi. Sampai sekarang Satlantas Polres Malteng masih mendalami kasus laka maut tersebut.
âKami masih dalami kasusnya. Sejauh ini kita telah mengambil keÂterangan dari tiga orang saksi atas kejadian itu. Nanti setelah semuaÂnya rampung baru dapat kita tenÂtukan tersangka dari kecelakaan yang menyebabkan orang meniÂnggal dunia itu,â tandasnya.
Denny menegaskan, pihaknya tidak serta merta menetapkan terÂsangka hanya dengan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau hasil kajian lapangan dari laka lantas tersebut, tapi seluruh data dan keterangan saksi harus betul-betul fakta yang terjadi.
âTidak secepat itu kita lantas menentukan tersangka dari kasus ini. Intinya kita kerja dulu, hasilnya nanti akan kita tentukan. Soal keÂmudian dari keterangan saksi-saksi sudah mengarah ke tersangÂka, tentu saja pasti. Hanya saja kita harus menyimpulkan seluruh data dan keterangan saksi baru disimÂpulkan tersangkanya,â tegas Denny.
Sebelumnya diberitakan kecelaÂkaan lalu lintas (laka lantas)Â kemÂbali terjadi di Malteng dan mereÂnggut korban jiwa. Laka lantas itu antara mobil Toyota Avanza nomor Polisi DE 1025 BE dengan sepeda motor merk Yamaha Vino nomor polisi DE 6783 BD yang terjadi di ruas jalan trans Masohi-Tehoru, tepatnya di ruas jalan Negeri Soahuku, Jumat (31/7).
Laka lantas itu merenggut nyawa pengendara sepeda motor yakni Nelam Wandasari Sangadji dan boncengannya Nurul Hikmah Mulyadi di tempat kejadian perkara (TKP). Kasat Lantas Polres MalÂteng AKP Denny Sandera yang dikonfirmasi membenarkan perisÂtiwa tersebut.
Kecelakaan maut yang merengÂgut nyawa pengendara motor serta melukai dua orang lainnya itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIT. âIya benar, ada dua orang langsung meÂninggal di tempat kejadian perkara (TKP), sedang beberapa lainnya mengalami luka serius dan kini sedang di rawat di RSUD Masohi,â ujar Denny.
Dikatakan motif dari kecelakaan maut antara sepeda motor Yamaha Vino dan mobil Toyota Avanza itu dikarenakan kurang hati-hati. Ia mengungkapkan, kejadian itu berÂmula ketika pengendara sepeda motor Yamaha Vino warna putih dengan nomor polisi DE6783BD dari arah Masohi menuju ke Negeri Rutah sambil berboncengan.
Setelah sampai di TKP, muncul pengendara mobil Avansa warna putih nomor polisi DE1025 B deÂngan kecepatan tinggi dari arah yang berlawanan, sehingga langÂsung terjadi tabrakan yang meÂnyebabkan pengendara sepeda motor terhempas keluar dari bahu jalan.
Dari peristiwa itu, pengendara sepeda motor dan boncengannya meninggal dunia di TKP. SemenÂtara pengendara mobil dan satu orang penumpang mengalami benÂturan dan tidak sadarkan diri, keduanya dievakuasi di RSUD Masohi.
âKita sudah melakukan olah TKP, korban kini telah dikembalikan ke keluarga untuk dikebumikan. SeÂdangkan sopir bersama satu peÂnumÂpang sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit dalam konÂdisi tidak sadarkan diri. Tentu keÂjadian ini perlu mendapat perhaÂtian semua pengguna jalan agar tetap waspada dalam berkendara serta berhati hati dan tetap memaÂtuhi peraturan lalu lintas saat di jalan raya,â pungkas Denny.(S-36)