AMBON, Siwalima.id - Perhelatan Piala Dunia 2026 tinggal menunggu waktu kick off, dimana laga pembuka akan langsung menyajikan duel menarik antara tuan rumah Meksiko vs Afrika Selatan di Mexico City Stadium, Kamis (11/6) waktu setempat atau Jumat (12/6) Pukul 10.00 WIT.
Di laga pembuka Grup A ini, para wakil rakyat dan jurnalis olahraga senior Maluku, seluruhnya menjagokan Maksiko, lantaran memiliki skuad yang merumput di liga-liga top eropa serta bertindaks ebagai tuan rumah.
Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, menjagokan tuan rumah Meksiko meraih kemenangan saat menghadapi Afrika Selatan, bahkan ia memprediksi tim berjuluk Los Tri Colores itu akan menundukkan Afrika Selatan dengan skor meyakinkan 3-1.
Pasalnya, pertandingan ini bukan sekadar pembuka turnamen, sebab bagi Meksiko, laga perdana di depan publik sendiri adalah panggung harga diri, walaupun bagi Afrika Selatan, duel ini menjadi kesempatan besar untuk mengganggu pesta tuan rumah, sekaligus mengulang memori 2010, ketika mereka pernah menahan Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia.
“Kalau menurut saya, Meksiko akan menang. Faktor sebagai tuan rumah dan bermain di kandang sendiri sangat penting. Apalagi mereka mampu menahan imbang Portugal, itu sebuah prestasi yang luar biasa. Jadi kalau lawannya Afrika Selatan, saya prediksi skornya 3-1 untuk kemenangan Meksiko,” ucap Moenandar.
Menurutnya, peluang Meksiko untuk meraih tiga poin pada laga pembuka cukup besar. Selain didukung puluhan ribu pendukung sendiri, performa tim asuhan Javier Aguirre juga menunjukkan tren positif menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Moenandar menilai, Meksiko bukan sekadar mengandalkan status sebagai tuan rumah, tetapi juga memiliki kualitas permainan yang patut diperhitungkan. Dalam delapan laga uji coba sepanjang tahun 2026, Meksiko tercatat belum pernah menelan kekalahan.
Ketajaman lini depan yang dihuni penyerang Fulham Raúl Jiménez dan striker AC Milan Santiago Giménez menjadi salah satu kekuatan utama yang diyakini mampu merepotkan pertahanan Afrika Selatan.
Kepercayaan diri publik terhadap Meksiko semakin meningkat setelah mereka berhasil menahan imbang Portugal yang diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo dan sejumlah pemain bintang Eropa lainnya. Hasil tersebut dinilai menjadi indikator bahwa Meksiko memiliki kapasitas untuk bersaing dengan tim-tim elite dunia.
“Portugal adalah salah satu tim yang dijagokan melangkah hingga partai puncak. Kalau Meksiko bisa menahan mereka, tentu ini menunjukkan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” cetus moenandar.
Laga pembuka Piala Dunia 2026 diperkirakan berlangsung sengit. Namun dengan dukungan penuh publik Mexico City serta tren positif yang dimiliki, Meksiko diyakini memiliki peluang lebih besar untuk mengawali turnamen dengan kemenangan.
Selain Moenandar, Ketua Fraksi PDIP di DPRD Maluku Andreas JW Taborat juga meyakini pada laga pembuka grup A ini Meksiko akan menumbangkan Afrika Selatan, namun skornya tipis 2:1.
Menurut Taborat kemenangan Meksiko ini dikarenakan skuadnya yang lengkap seperti Edson Álvarez d Santiago Giménez, Raúl Jiménez serta kiper legendaris Guillermo Ochoa melengkapi skuad ini.
Dukungan untuk Meksiko juga datang dari jurnalis olahraga, Ronny Samloy yang meyakini Meksiko akan mampu menaklukan Afrika Selatan dalam laga pembuka.
Menurut Samloy, laga antara Meksiko dan Afrika Selatan tentu akan menarik sebab kedua tim pernah bertemu pada perhelatan piala dunia 2010. Ketika itu, Afrika Selatan bertindak sebagai tuan rumah dan mampu menahan imbang Meksiko 1-1.
“Kedua tim pernah bertemu saat Afrika Selatan menjadi tuan rumah perhelatan piala dunia. Saat itu Meksiko mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1,” kata Samloy kepada Siwalima di Ambon, Rabu (10/6).
Dalam perhelatan piala dunia saat ini, Meksikolah yang kini bertindak sebagai salah satu tuan rumah selain Amerika dan Kanada. Sehingga Samloy meyakini Meksiko mampu menaklukan Afrika Selatan dalam laga yang akan digelar pada Jumat (12/6) nanti.
Ditambah lagi, jika dilihat dari performa kedua tim, maka Meksiko lebih unggul dari Afrika Selatan. Karena dalam beberapa laga persahabatan, Afrika Selatan yang dilatih oleh Hugo Broos mencatatkan rekor kurang memuaskan.
“Afrika Selatan performa mereka kurang memuaskan sebab mencatatkan hasil imbang saat lawan Nikaragua dan Jamaika, “ jelasnya.
Sementara disisi tuan rumah Meksiko, performa apik terus diperlihatkan oleh tim berjuluk ‘Los Tricolores’ atau ‘El Tri’ tersebut. Karena saat ini Meksiko justru tengah berada dalam kepercayaan diri yang tinggi, lantaran sukses menyapu bersih beberapa kemenangan beruntun dalam berbagai laga uji coba di tahun ini.
Hasil gemilang, ketika mereka melibas Serbia 5-1 bukan tidak mungkin Meksiko mampu menaklukkan Afrika Selatan dalam laga resmi nantinya.
“Bola itu bundar, memang hasil akhir tidak ada yang tahu, tetapi saya memprediksi tuan rumah meksiko dengan dukungan besar serta performa apik mampu menaklukan Afrika Selatan. Paling tidak skor akhir minimal 1-0 untuk kemenangan tuan rumah,” tutur Samloy.
Afrika Selatan Bukan Lawan Kosong
Sementara itu tim redaksi Siwalima memprediksi laga Meksiko vs Afrika Selatan di Mexico City Stadium, akan berlangsung menarik, sebab Afrika Selatan datang di Piala Dunia edisi ini sebagai tim yang tidak terlalu banyak dibebani ekspektasi.
Status underdog bisa menjadi keuntungan, sebab mereka tidak harus tampil dominan, tetapi cukup disiplin, sabar dan memanfaatkan momen ketika Meksiko mulai terburu-buru mengejar gol.
Afrika Selatan juga juga bukan lawan yang kosong, sebab harus diingat lagi mereka punya memori historis yang tidak bisa diabaikan. Pada Piala Dunia 2010, saat bertindak sebagai tuan rumah, Afrika Selatan pernah menghadapi Meksiko dalam laga pembuka dan mampu menahan imbang 1-1. Situasinya kini memang berbeda, tetapi memori itu dapat menjadi bahan bakar psikologis.
Pelatih Hugo Broos menjadi figur penting dalam cerita Afrika Selatan. Ia bukan pelatih sembarangan. Broos pernah merasakan atmosfer Piala Dunia 1986 sebagai pemain Belgia di stadion yang sama. Kini, sekitar empat dekade kemudian, ia kembali ke panggung besar itu sebagai pelatih Afrika Selatan.
Kisah Broos membuat laga ini punya bumbu emosional yang kuat. Ia membawa tim yang relatif tidak diunggulkan, tetapi punya peluang untuk membuat laga pembuka menjadi lebih rumit bagi tuan rumah. Sepak bola kadang memang demikian, yang datang sebagai tamu bisa saja pulang membawa oleh-oleh berupa sakit kepala untuk tuan rumah.
Berikut susunan pemain Meksiko, Pelatih, Javier Aguirre, Penjaga Gawang Guillermo Ochoa, José Raúl Rangel, Carlos Acevedo.
Belakang: Jorge Sánchez, César Montes, Edson Álvarez, Johan Vásquez, Israel Reyes, Jesús Gallardo, Mateo Chávez. Pemain Tengah: Érik Lira, Luis Romo, Álvaro Fidalgo, Obed Vargas, Gilberto Mora, Orbelín Pineda, Luis Gerardo Chávez, Brian Gutiérrez, Roberto Alvarado. Pemain Depan: Raúl Jiménez, , Alexis Vega, Santiago Giménez, Julián Quiñones, César Huerta, Armando González, Guillermo Martínez.
Afrika Selatan, Pelatih Hugo Baros, Penjaga Gawang, Ronwen Williams, Sipho Chaine, Ricardo Goss. Pemain Belakang, Khuliso Mudau, Sydney Mobbie, Grant Kekana, Siyabonga Ngezana, Mothobi Mvala, Nkosinathi Sibisi, Aubrey Modiba, Thapelo Morena.
Pemain Tengah: Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, Thalente Mbatha, Kamogelo Sebelebele, Jayden Adams, Themba Zwane. Pemain Depan: Lyle Foster, Oswin Appollis, Tshepang Moremi, Relebohile Mofokeng, Iqraam Rayners, Evidence Makgopa, Thapelo Maseko, Patrick Maswanganyi dan Mihlali Mayambela.(S10/S-26/S-29)