SIWALIMA.id > Berita
OJK Maluku Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan
Daerah | Senin, 3 November 2025 pukul 12:51 WIT

AMBON, Siwalima.id - Upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah kepu­lauan terus digencarkan OJK Pro­vinsi Maluku.

Melalui serangkaian program edukasi dan koordinasi strategis di Kota Tual, OJK Maluku berkola­borasi dengan Pemerintah Kota Tual dan pelaku usaha sektor keuangan untuk memastikan masyarakat kepu­lauan semakin memahami serta memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan produktif. 

Kepala OJK Maluku, Andi M Yusuf, dalam rilisnya, Mi­nggu (2/11) mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memperluas akses layanan keuangan tidak ha­nya di pusat kota, tetapi juga men­jangkau masyarakat pesisir, pelajar, pelaku UMKM, hingga aparatur pemerintah di daerah kepulauan.

Kegiatan dimulai dari lingkungan pendidikan melalui sosialisasi keuangan syariah di Madrasah Aliyah Raudhah Kota Tual.

“Ratusan pelajar dan guru meng­ikuti sesi interaktif mengenai prinsip dasar keuangan syariah, pengena­lan produk perbankan sya­riah, serta pentingnya menabung sejak dini melalui program Simpanan Pelajar (SimPel),” jelas Kepala OJK.

Dalam kegiatan itu, OJK juga memberikan edukasi tentang bahaya kejahatan digital yang kian marak menyasar generasi muda, termasuk risiko judi online dan penipuan ke­uangan digital. 

Para pelajar didorong untuk mem­bangun kebiasaan positif dalam mengelola uang, memahami instru­men keuangan yang aman, serta menjauhi praktik keuangan ilegal yang dapat merugikan masa depan,” ujar Andi.

Setelah menyasar kalangan pela­jar, OJK Maluku melanjutkan kegia­tan de­ngan memberikan edukasi ke­uangan kepada Aparatur Sipil Ne­gara (ASN) dan pelaku usaha di Kota Tual. Dimana materi yang disam­paikan mencakup pe­ngelolaan keua­ngan keluarga, ak­ses pembiayaan usaha, investasi aman dan sesuai ketentuan, serta per­lindungan te­naga kerja dan manfaat jaminan sosial bagi pelaku UMKM.

Kegiatan ini juga menjadi forum dialog terbuka antara peserta dan pema­ngku kepentingan dalam mem­bahas tan­tangan ekonomi di wila­yah kepu­lauan, termasuk so­lusi meman­faatkan la­yanan keua­ngan formal dan program pem­biayaan yang tersedia di daerah.

Pihaknya berharap, upaya ini mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tual secara bertahap dan berkelanjutan.

 Langkah ini juga menjadi bagian penting dari agenda inklusi keua­ngan nasional, bahwa layanan ke­uangan harus hadir merata untuk seluruh lapisan masyarakat, terma­suk di wilayah kepulauan. (S-25)

BERITA TERKAIT