AMBON, Siwalimanews – Walikota Ambon, Bodewin Watti-mena memaparkan sejumlah ca-paian yang telah berhasil dilakukan Pemerintah Kota Ambon.
Paparan itu disampaikan WaliÂkota dalam dalam sambutannya di rapat istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-450 Kota Ambon yang berlangsung di Baileo Rakyat BeÂlaÂkang Soya Ambon, Sabtu (6/9).
Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Mourits Tamaela dihadiri seluruh anggota DPRD dan pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Ambon, mantan Sekertaris DPRD Maluku ini memaparkan sejumlah capaian kemajuan diberbagai bidang diantaranya, indeks pembanguÂnan manusia Kota Ambon Tahun 2024 mencapai 83.37 persen, terÂmasuk dalam IPM kategori tertinggi.
Berikutnya, perekonomian daerah mampu bertahan sebesar 5,96 perÂsen di tahun 2024 atau lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 5, 03 persen, serta inflasi years on years tahun 2024 yang cendrung terkendali pada kisaran 2 persen
Selain itu, dari 17 program prioÂritas antara lain penambahan 779 sambungan baru air bersih, penaÂtaan 27 ruas parkir, pembentukan 50 Koperasi Merah Putih, fasilitasi 6.583 izin usaha baru melalui sistem online single submission, hingga penyediaan layanan publik berbasis digital melalui pembangunan Mall Pelayanan Publik dan peluncuran Call Center 112 sebagai layanan darurat terpadu.
Prestasi membanggakan juga kembali diraih Ambon di kancah internasional, setelah UNESCO Creative City Network menobatkan AmÂbon sebagai City of Music dengan predikat tertinggi excellence. PengaÂkuan ini memperkuat posisi Ambon sebagai pusat kreativitas musik dunia.
âDi usia Kota Ambon ke 450 TaÂhun, Kota Ambon telah mengalami banyak kemajuan di berbagai biÂdang. Namun di sisi lain kita juga harus mengakui bahwa masih baÂnyak pembangunan yang harus kita tuntaskan, harus segera kita lakukan perbaikan,â ujarnya.
Walikota bilang, warga Kota Ambon menaruh harapan besar adanya perbaikannya, peningkatan kesejahÂteraan masyarakat.
Salah satu persoalan besar yang menjadi PR pemerintahan saat ini yakni, tingkat pengangguran yang tinggi dan ketersedian lapangan pekerjaan yang minim.
âKita juga harus mengakui bahwa masih banyak persoalan pembaÂngunan yang harus di tuntaskan seperti tingkat pengangguran yang masih tinggi yaitu sebesar 11,65 persen, kualitas infrastruktur yang belum memadai, penanganan samÂpah yang belum optimal, tingkat kerentanan terhadap bencana yang cukup tinggi, angka kemiskinan yang stak di angka 5 persen dengan tingkat kedalaman dan keparahan yang terus meningkat, penyelengÂgaraan standar pelayanan minimal yang belum optimal dan lain sebaÂgainya, yang masih menjadi target perbaikan oleh pemerintah kedepan, âakuinya.
Karena itu, Walikota mengajak berbagai pihak untuk sama-sama maknai bertambah satu tahun usia kota ini dengan semangat keberÂsamaan dalam keberagaman, guna mewujudkan Kota Ambon sebagai kota yang manis, kota yang inklusif, kota yang toleran dan kota yang berkelanjutan.
âUsia 450 tahun telah terbentang di hadapan kita semua, mari kita bergerak bersama untuk kemajuan Kota Ambon, dan semoga Kota Ambon dapat maju dan bertumbuh sejajar dengan kota kota lainnya di Indonesia, â harapnya.
Walikota juga mengajak, semua pihak untuk bersama-sama membaÂngun Maluku kedepan.
Mengacu pada tema âBergerak Bersama par Ambon, Maluku dan Indonesia Pung Baeâ, Walikota mengatakan, tema ini memberi makna bahwa untuk memajukan Kota Ambon tidak bisa melakukan secara individu atau bekerja sendiri.
âKota Ambon tidak akan jadi kota yang maju hanya karena kerja satu orang, satu kelompok atau golongan tertentu. Sebaliknya Kota Ambon akan menjadi kota yang maju jika kita melakukan kerja-kerja bersama sesuai bidang kerja kita masing-masing, â ujarnya.
Kendati demikian, di tengah baÂnyak persoalan yang menjadi perÂhatian pemerintah ke depan, disisi lain banyak capaian positif yang sudah dicapai, dimana Kota Ambon telah mengalami banyak kemajuan di berbagai bidang. Berbagai keberÂhasilan pembangunan Kota Ambon pada saat ini, setidaknya dapat ditunjukan oleh berbagai indikator makro daerah.
Walikota menegaskan, perayaan HUT ke-450 bukan hanya peristiwa seremonial, melainkan momentum untuk merenungkan perjalanan panjang Kota Ambon sebagai kota yang kuat, tangguh, dan penuh sejarah.
âUsia 4,5 abad yang dianugeÂrahÂkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang. Sebuah perjalanan yang tidak hanya melahirkan jejak sejarah, tetapi juga membentuk budaya dan gerak kota serta seluruh warganya sebagai kota yang kuat dan tangguh,â ujarnya.
Ditambahkan, Kota Ambon tidak akan pernah menjadi kota yang maju hanya karena kerja keras satu orang atau kelompok tertentu. Sebaliknya, Ambon akan lebih baik jika kita semua bergerak bersama, saling mendukung, membantu, dan bekerja dalam kebersamaan. Kemajuan kota ini adalah tanggung jawab seluruh masyarakat
Dengan semangat itu, Pemerintah Kota Ambon optimistis bahwa peÂlaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025â2045 dan RPJMD 2025â2029 akan meletakkan dasar yang kokoh bagi Ambon menuju kota yang maju, aman, nyaman, indah, sehat, dan sejahtera. (S-10)