TIAKUR, Siwalima.id - Tahun 2026, PT Pelni (persero) Cabang Ambon akan menghentikan trayek yang dilayari KM Sabuk Nusantara 87 ke wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya.
Rute KM Sanus 87 di tahun 2025 yakni Ambon-Wulur-Tepa-Lelang-Lakor-Moa-Leti-Kisar-Ilwaki-Amau dan Lirang.
Menyikapi masalah tersebut, itu Wakil Bupati MBD, Agustinus Kilikily mengaku kalau pemkab telah menyurati PT Pelni Cabang Ambon.
“Penetapan trayek kapal merupakan kewenangan PT Pelni dan memang setiap tanggal 1 Januari harus tender di Pelni untuk penetapan rute kapal ini,” terang Wabup kepada wartawan di kantornya, Selasa (6/1).
Terkait pemutusan trayek yang melayari sejumlah wilayah di MBD, ia mengaku sudah meminta ke Dinas Perhubungan melakukan koordinasi dengan pihak Pelni.
“Minimal itu harus ada kapal yang masuk di Luang. Kita tetap usulan penambahan trayek kapal untuk masuk di Pulau Luang. Kita akan usulkan dalam bulan ini ke PT Pelni,” jelasnya.
Dia menambahkan, memang ada KM Sabuk 60 dan beberapa kapal yang menyinggahi MBD yakni Luang dan beberapa tempat lainnya.
Tetapi rute atau trayeknya terlalu panjang dan tidak bisa mengharapkan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat MBD.
“Kedepan ada usulan penambahan trayek kapal ke Pelni,” ujarnya. (S-28)