AMBON, Siwalima.id - Empat personel Polda Maluku dinyatakan lulus seleksi program S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Tahun 2026.
Pengumuman hasil seleksi disampaikan melalui video conference yang dipimpin Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Erthel Stephan, Kamis (26/3). Kegiatan tersebut diikuti Wakapolda Maluku, Brigjen Iman Thobroni dari ruang vicon Mapolda Maluku.
Turut mendampingi Wakapolda, antara lain Irwasda Kombes I Made Sunarta, Kabid Humas, Kombes Rositah Umasugi, Kabag Dalpers Biro SDM, panitia seleksi, pengawas internal, serta para peserta seleksi.
Wakapolda Thobroni dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (27/3) menyebutkan, dari total 10 peserta yang mengikuti seleksi tingkat daerah, lima orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi pusat di Mabes Polri.
Selanjutnya, melalui serangkaian tahapan seleksi di tingkat pusat yang lebih kompetitif, empat peserta dinyatakan lulus terpilih, sementara satu lainnya dinyatakan lulus tidak terpilih.
Seleksi tersebut meliputi uji akademik, penelusuran mental kepribadian, rekam jejak, hingga penilaian komprehensif lainnya.
Wakapolda menyebut keberhasilan tersebut menunjukkan meningkatnya daya saing SDM Polri di wilayah Maluku di tingkat nasional.
“Keberhasilan empat personel ini menunjukkan SDM Polda Maluku mampu bersaing secara nasional melalui proses seleksi yang objektif, transparan dan akuntabel. Ini bukan hanya capaian individu, tetapi juga hasil pembinaan yang berkelanjutan di lingkungan Polda Maluku,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan S2 PTIK merupakan jalur strategis untuk mencetak perwira Polri yang profesional dan berintegritas.
“Kami berkomitmen mendorong peningkatan kualitas SDM Polri. Para peserta yang lulus diharapkan dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan kembali membawa kontribusi nyata bagi institusi maupun masyarakat,” ungkapnya.
Proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan melibatkan pengawasan internal dan eksternal serta mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis.
Pelaksanaan pengumuman melalui vicon berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas pada setiap tahapan seleksi pendidikan.(S-25)