NAMLEA, Siwalimanews – Polsek Namlea dibawa pimpinan Iptu Charles Langitan kembali meÂnyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah hukumnya.
Bantuan berupa sembako itu diberikan kepada para janda, lansia dan orang tidak mampu lainnya, di RT 07 Desa Namlea, Jumat (17/10). Ketika memberikan bantuan, kapolÂsek ditemani Babinkamtibmas Desa Namlea, Brigpol Hardiyanti KasoÂngat dan Ketua RT 07 Warman Besan. âKali ini sasaran bantuan dan berbagi rejeki masih kepada para janda dan warga yang kurang mampu masih di dalam lingkungan Desa Namlea,â jelas kapolsek dalam rilis yang diterima Siwalima, kemarin.
Ia mengaku kegiatan ini juga diÂgagas sebagai bentuk perhatian dan perhatian kepada warga yang tidak mampu.
Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat yang diminta tanggaÂpannya soal program ini, menyamÂbut positif.
Salah satu penerima bantuan ini Guru ngaji La Musa mengaku program Jumat berkah dapat memperÂluas pintu rezeki dan memberikan karunia yang berlimpah bagi pemÂberi dan penerima.
âAktivitas berbagi secara rutin dapat memperkuat keimanan seseÂorang kepada Allah SWT. BerseÂdekah di hari Jumat adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, â katanya.
Patroli Rutin
Usai melaksanakan aksi berbagi di Jumat Berkah, Kapolsek Namlea ditemani beberapa anggotanya lanjut melakukan patroli rutin di dalam kota menjelang siswa pulang sekolah.
Patroli rutin dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas sekaligus mengÂanÂtisipasi tawuran antar pelajar di Wilayah hukum Polsek Namlea, Polres Buru.
Saat berada di SMK Negeri 7 Buru, tim patroli menghimbau para pelajar agar selalu mawas diri dan mengÂhindari tawuran maupun mengonÂsumsi miras, baik di lingkungan sekolah maupun sebaliknya.
Kapolsek juga berharap keaktifan para guru agar bisa bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan sekolah, terutama pada waktu-waktu tertentu.
Patroli dilanjutkan ke jalanan Kota Namlea. Pengendara yang ditemui di jalan juga dihimbau tidak melakukan tindakan ilegal, berupa tindakan meÂlawan arus yang akan berisiko keceÂlakaan kepada diri sendiri maupun orang lain.
Selama berpatroli, kedapatan di Jalan Mesjid Agung ada sekelompok siswa sedang tawuran, sehingga tim langsung membubarkan aksi tersebut.
Dari insiden tawuran pelajar mendapati satu orang siswa dari sekolah SMK Negeri 7 Buru menjadi korban dari aksi tawuran. Pihak sekolah siap mengambil alih dan akan menangani perkara tersebut.
Kapolsek juga minta kepsek SMK Negeri 7 Buru untuk aktif dalam fungsi kontrol kepada murid-murid dan bersama-sama dengan pihak kepolisian menjaga situasi kamtibÂmas yang aman.(S-15)