AMBON, Siwalima - Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menilai program cek kesehatan gratis yang dilaksanakan saat ini belum menyasar masyarakat di wilayah terpencil.
CKG merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk pencegahan dini penyakit yang bukan berlaku bagi masyarakat perkotaan, namun harus juga menyasar masyarakat di wilayah terpencil dan terjauh.
“Capaian program CKG belum signifikan menjangkau masyarakat di wilayah terpencil seperti yang diharapkan Presiden maupun gubernur,” jelas Pelaksana Tugas Kadinkes Maluku, Yan Aslian Noor ketika dikonfirmasi Siwalima, di Ambon, Rabu (4/2).
Dikatakan, program ini memang sudah jalan dari tahun lalu tapi belum merata di wilayah terpencil dan terjauh di Maluku.
“Ini yang harus kita dorong,” harapnya.
Menurutnya program CKG tidak boleh hanya dirasakan masyarakat yang tinggal di kota. Dinkes kabupaten dan kota harus turun langsung menjemput bola dengan mendatangi masyarakat.
“Dinkes harus mendorong jajarannya (petugas di puskesmas) agar tidak saja duduk kantor saja, menunggu masyarakat datang cek kesehatan namun harus harus responsif mendatangi masyarakat, ingatnya.
Program ini bagus, tapi kalau tidak menyadari masyarakat di wilayah terpencil dan yang jauh dari akses puskesmas juga sangat disayangkan. Ia mengaku Dinkes Maluku, dalam waktu dekat akan turun ke Pulau Haruku untuk melaksanakan program ini.
Prinsipnya program ini, dirancang agar pemeriksaannya dilakukan secara bertahap berdasarkan kelompok usia.
“Kita berharap Dinkes kabupaten dan kota bergerak bersama memastikan program CKG dapat dirasakan semua masyarakat,” jelasnya.(S-20)