SIWALIMA.id > Berita
Toisuta: Euforia Piala Dunia Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Pemerintahan | Selasa, 23 Juni 2026 pukul 14:29 WIT

AMBON, Siwalima.id - Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta mengingatkan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Ambon untuk bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Seluruh ASN  juga diingatkan agar euforia Piala Dunia tidak mengganggu tanggung jawab pelayanan publik.

“Kita boleh menikmati euforia Piala Dunia, tetapi tanggung jawab sebagai pelayan publik tidak boleh terabaikan,” tegas Toisuta ketika memimpin apel pagi di Balai Kota, Senin (22/6).

Selain terkait dengan pelayanan publik, Toisuta juga meminta kepada semua perangkat OPD segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan, laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku.

“Batas waktu penyelesaian selama 60 hari. Opini WTP jangan membuat kita terlena. Temuan harus segera diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan,” tegas mantan Ketua DPRD Kota Ambon lagi.

Pada apel pagi, dirinya juga memberikan penghargaan kepada Wutmaili Roumuty karena meneri­ma Kalpataru Lestari atas dedikasi­nya dalam pelestarian lingkungan.

Toisutta juga menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi Roumuty dalam mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan, yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat nasional. “Hari ini Pemerintah Kota Ambon mem­berikan apresiasi luar biasa kepada bapak Roumuty yang beberapa hari lalu menerima penghargaan Kalpataru Lestari,” ujarnya.

Ia mengakui sejumlah inovasi yang dilakukan Roumuty, seperti pengolahan limbah kulit durian menjadi kasur serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Melalui langkah kecil yang dilakukan, beliau berhasil mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat nasional. Saya berharap inovasi ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Roumuty juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon atas dukungan yang diberikan terhadap kiprahnya di bidang lingkungan.

“Puji Tuhan, saya kembali diberi kesempatan menerima Kalpataru Lestari. Semua ini berawal dari upaya sederhana mengelola sam­-pah di lingkungan kami,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah bukan semata soal teknis, tetapi juga berkaitan dengan perilaku manusia. Olehnya itu, ia mene­kankan pentingnya perubahan karakter melalui pendidikan dan pendekatan keagamaan, serta penerapan teknologi sederhana di tingkat rumah tangga.(S-30)

BERITA TERKAIT