SIWALIMA.id > Berita
Wabup MBD Sambut Kedatangan Mahasiswa UGM
Daerah | Kamis, 8 Januari 2026 pukul 17:11 WIT

TIAKUR, Siwalima.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya menyambut kehadiran 22 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata.

Puluhan mahasiswa UGM yang akan melaksanakan KKN di Desa Moain dan Desa Tounwawan selama beberapa bulan kedepan.

Dalam laporannya, Ketua Tim KKN UGM Pulau Moa 2025, Fauzi Naufal Nur Ichsan, menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan atensi dari Pemkab MBD.

Ia berharap melalui audiensi ini, tim KKN mendapatkan arahan dan dukungan agar program kerja mereka selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami harap kegiatan kami dapat selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat,” ujar Naufal yang berasal dari jurusan Teknik Mesin tersebut.

Naufal menjelaskan penempatan mahasiswa disesuaikan dengan komoditas unggulan desa, seperti peternakan di Tounwawan dan perikanan di Moain.

Sementara itu, Wakil Bupati MBD, Agustinus Kilikily, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kehadiran mahasiswa UGM untuk kelima kalinya di bumi Kalwedo.

Ia menguraikan, kondisi geografis MBD yang unik, terdiri dari 48 pulau dan hanya 17 pulau diantaranya telah berpenghuni, selain MBD juga berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste.

Kilikily menekankan, pentingnya mahasiswa memahami dan menghormati budaya lokal. Selain itu diperkenalkan konsep Kalwedo sebagai salam persaudaraan dan Hnyoli Lieta, yang berarti menganggap rumah penduduk seperti rumah sendiri.

“Jangan malu. Masuk saja seperti rumah sendiri, pelayanannya juga pasti baik,” pintanya dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Rabu (7/1)

Ia juga memberikan himbauan keamanan, khususnya larangan berkendara malam hari karena banyaknya kerbau yang sering menyeberang jalan secara tiba-tiba.

Di akhir sambutan, wabup berpesan agar mahasiswa menjaga kesehatan dan memastikan hasil kerja KKN didokumentasikan dengan baik.

Output tersebut diharapkan dapat menjadi bahan acuan Pemerintah Daerah dalam menyusun program pembangunan ke depan.

“Keberhasilan KKN dari UGM selama beberapa tahun berturut-turut membawa dampak positif sekali. Kiranya untuk Angkatan 5 ini dapat memberikan dampak positif lagi,” tutupnya.

Dengan pembekalan dan arahan ini, diharapkan pelaksanaan KKN selama sekitar 50 hari ke depan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat Pulau Moa. (S-28) 

BERITA TERKAIT