AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan pentingnya optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama perwakilan Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta mitra pengelola dalam rangka evaluasi dan perbaikan pengelolaan MBG di Kota Ambon. Rapat berlangsung di Balai Kota Ambon, Rabu (4/3).
Menurut Bodewin, pengadaan bahan baku makanan sebaiknya memprioritaskan pembelian dari pedagang dan pemasok lokal di Kota Ambon agar terjadi perputaran ekonomi di daerah.
“Kalau beli bahan baku di Kota Ambon, jualan pedagang laku, di situ ada dampak ekonomi untuk warga masyarakat, selain pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia juga menekankan, agar Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan supplier yang berada di daerah, termasuk Kota Ambon. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, langkah ini dinilai dapat mencegah potensi penimbunan bahan makanan yang berisiko menyebabkan kerusakan atau pembusukan.
Selain aspek pengadaan bahan, Walikota turut menyoroti pentingnya pemilihan tenaga kerja pada SPPG. Menurutnya, apabila program ini berjalan di Ambon, maka warga kota harus mendapat prioritas untuk mengisi posisi yang tersedia.
“Kalau sudah ada di Ambon wajib terima warga kota. Hal ini tentu bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran. Hari ini kita memiliki peluang untuk berkontribusi bagi banyak orang. Berikan yang terbaik untuk kota ini,” tegasnya.
Bodewin juga meminta SPPG agar lebih kreatif dan transparan dalam menjalankan tugas, terutama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas makanan yang disiapkan.
“Mulailah terbuka ke publik dengan memposting semua hal yang bapak/ibu lakukan. Lama-kelamaan orang tidak lagi punya pikiran buruk pada program Makan Bergizi Gratis ini,” katanya.
Ia berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Badan Gizi Nasional dalam pelaksanaan program ke depan.
Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan status gizi anak-anak, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat di Kota Ambon.(Mg-1)