AMBON, Siwalimanews –Â Walikota Ambon Bodewin Wattimena memastikan, GeÂdung Klinik Mata Ambon Vlisingen akan dibangun baru dengan menggunakan konsep green building.
Pembangunan gedung baÂru Klinik Mata Ambon VliÂsingen ini, demi meningÂkatÂkan mutu pelayanan bagi pasien mata di Kota Ambon.
Tak tangung-tanggung, pemÂÂbangunan gedung baru klinik mata ini dengan konsep green building, telah dideÂsain. Bahkan walikota berÂharap, gedung baru ini akan dibangun di tahun 2026 mendatang.
âPemerintah Kota bersama dengan klinik mata Ambon Vlissingen ingin supaya kita bangun klinik yang lebih representatif dengan konsep green building,â ungkap waliÂkota usai meninjau pelayanan di Klinik Mata Ambon Vlisingen, Kamis (16/10).
Menurut walikota, melalui pembangunan gedung baru klinik mata ini, maka dihaÂrapkan dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyaraÂkat.
âYang pertama kita bisa memaksimalkan pelayanan. Kedua dengan dibangunnya gedung baru dengan konsep green building, maka kita akan menjadi contoh konsep hijau bagi daerah lain,â tandas walikota.
Menurut walikota, dalam banguÂnan baru itu, konsepnya bisa dikaÂtegorikan cukup modern dengan penÂcahayaan serta pengolahan limÂbah juga dengan cara modern, dimana akan memakai peralatan yang canggih.
Nantinya, pemkot akan bertemu dengan investor untuk membahas mengenai pembangunan gedung klinik dengan konsep green building ini.
Walikota mengaku, walaupun ditengah efisiensi anggaran serta pemotongan dana transfer dari pusat, namun pemkot tetap akan berÂusaha untuk mewujudkannya, waÂlauÂpun secara otomatis pembanguÂnan gedung baru klinik mata ini tidak akan menggunakan APBD.
âNanti kita akan bertemu dengan investor dan secara skema pembaÂngunan, klinik mata ini tidak akan menggunakan APBD. Jadi nanti kita bicarakan kemudian, apakah akan dicicil dari pendapatan klinik mata setiap bulan atau bagaman nanti dibicarakan,â ucap walikota.
Walikota berharap, di tahun 2026 mendatang, klinik mata dengan konsep green building ini akan segera dibangun. Ini merupakan inovasi yang harus dibuat di teÂngah-tengah efisiensi anggaran.
âJadi kita harus cari peluang agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung walaupun kita tidak punya uang,â tandas walikota. (S-29)