AMBON, Siwalima.id - Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon menjawab keresahan warga Negeri Lama tepatnya di RT 006 yang selama ini belum menikmati air bersih dengan baik.
Saat ini proses pembangunan jaringan air bersih di kawasan Negeri Lama akan mulai dilakukan pada Juni mendatang.
Kepastian itu disampaikan dalam pertemuan antara Perumdam Tirta Yapono, pemerintah desa dan masyarakat berlangsung di Negeri Lama, Kamis (28/5).
Pertemuan berlangsung penuh antusias karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait kebutuhan dasar yang selama ini mereka nantikan.
Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Ambon dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
“Ini sesuai dengan program prioritas pemerintah kota, yakni penyediaan fasilitas air bersih bagi seluruh warga Kota Ambon,” terang saimima dalam rilisnya.
Dalam pertemuan itu, Perumdam memaparkan progres pekerjaan mulai dari pemasangan jaringan pipa hingga mekanisme pembiayaan agar layanan air bersih dapat segera menjangkau rumah-rumah warga.
Saimima juga memastikan pemasangan jaringan akan dimulai pada Juni mendatang sebagai tahap awal pelayanan air bersih di wilayah RT 006 Negeri Lama.
Sementara itu, Kepala Desa Negeri Lama, Otniel W.H. Maitimu, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Perumdam Tirta Yapono terhadap kebutuhan masyarakat di desanya.
“Ini merupakan penantian yang cukup lama bagi masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi. Saya terus melakukan koordinasi dengan pihak Perumdam dan hari ini masyarakat sudah mendapat kepastian air bersih akan hadir di wilayah ini,” katanya.
Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan Perumdam di tengah masyarakat menjadi bukti keseriusan pemkot dalam menjawab kebutuhan warga.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga yang akrab disapa Ibu Keti menyatakan kesiapan warga mendukung program tersebut, termasuk dalam hal pembiayaan demi terwujudnya layanan air bersih di lingkungan mereka.
“Air adalah sumber kehidupan. Dari orang tua kami hingga sekarang, anak cucu kami belum menikmati air bersih. Karena itu kami berharap pada Juni nanti pekerjaan jaringan sudah bisa dilakukan,” tutupnya.(S-30)