SIWALIMA.id > Berita
Wujudkan Ambon Maju, Walikota: RT/RW Berperan Aktif
Headline , Pemerintahan | Kamis, 18 Desember 2025 pukul 15:48 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena meminta RT/RW se-Kota Ambon untuk berperan aktif bersama Pemerintah dalam upaya mewujudkan Ambon yang lebih maju.

Hal ini disampaikan Walikota dalam rapat kordinasi (Rakor) Pemerintahan Akhir tahun 2025 bersama Forum Komunisikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Ambon, yang berlangsung di Ballroom Convention center MCM, Rabu (17/12)

Kegiatan yang dipandu Sekre­taris Kota Ambon, Robby Sapu­lette itu dihadiri oleh Ketua DP­RD Kota Ambon, Kapolres Pulau Ambon, Dandim, Kejaksaan Negeri Ambon, Wakil Walikota, Ely Toisuta, para pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kades, Raja, RW Dan RT se-Kota Ambon.

Dalam kegiatan tersebut wali­kota mengatakan, rapat koordinasi bertujuan untuk membahas me­ngenai apa yang akan dilakukan agar kota ini semakin menjadi lebih baik kedepan. Karena saat ini, pemerintah tengah berupaya untuk merealisasikan 17 program prio­ritas Walikota dan Wakil Walikota.

“Kebijakan saat ini ialah 17 program prioritas wajib diketahui oleh semua masyarakat. Dan rapat ini penting dihadiri oleh RT, RW, Kades, Lurah, Raja hingga Camat supaya bersinergi untuk 17 program prioritas ini bisa berjalan dengan baik, “ katanya.

Sebab, saat ini 17 program prioritas tersebut sudah masuk dalam RPJMD Kota Ambon. Dan untuk merealisasikannya, Pemerintah Kota Ambon tidak bisa sendiri, tetapi harus ada campur tangan dari seluruh aparatur pemerintahan dalam hal ini RT/RW.

“Misalnya program prioritas pertama yaitu, akses air bersih kepada masyarakat. Kades, raja dan Lurah harus mengidentifikasi warganya yang memang belum memperoleh akses air bersih. Hal ini bertujuan agar pemerintah kota mengetahui masyarakat mana yang belum mendapatkan akses air bersih bisa dipermudah dan bisa diatasi secara bersama, “jelasnya.

Untuk penataan ruang, walikota memfokuskan pada dua hal yaitu, permasalahan sampah dimana pemkot sementara berupaya untuk mengatasi masalah persampahan. Misalnya menambah jumlah armada, menggantikan atau membangun bak-bak sampah, Walau begitu, kata Walikota, ada kendala saat Pemerintah Kota ingin membangun tempat sampah yaitu di Desa Baru Merah. 

Walikota mengakui, Desa Batu Merah ada lima titik yang mesti dibangun bak sampah tetapi, mendapat penolakan dari warga selaku pemilik tanah. Untuk itulah, Walikota berharap agar raja maupun RT/RW yang lokasinya akan dibangun bak sampah bisa membujuk warga. Sebab jika tempat bak sampah dibangun akan mempermudah masyarakat dalam membuang sampah.

Kendala lain soal sampah yaitu, waktu membuang sampah. RT dan RW harus mampu untuk memberikan pemberitahuan kepada warganya mengenai waktu-waktu buang sampah yang tepat.

“Jadi ada dua hal, buang sampah pada tempatnya, kemudian buang sampah pada waktu yang telah ditentukan. Saya minta RT dan RW berperan aktif untuk sampaikan kepada warganya, “pinta Walikota.

Program lainnya yang mesti melibatkan peran aktif RT dan RW yaitu, terkait peningkatan PAD. Untuj itu, mantan Sekretaris DPRD Maluku ini meminta agar nantinya RT dan RW membagikan surat pajak kepada masyarakat. 

“Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa taat membayar pajak guna meningkatkan PAD, “ujarnya.

Walikota menambahkan, Pemkot juga sudah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Ambon melalui program Jaga Desa. Program dari Pemerintah Pusat ini bertujuan agar pengelolaan keuangan di desa berjalan dengan baik sesuai peruntukan.

“Hal ini diharapkan dapat membantu mempermudah penyelenggaraan pemerintahan dengan baik dan bersih, “ tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Pulau Ambon mengatakan, selama tahun 2025 kepolisian telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon melalui layanan Call center 112 milik Pemkot, dan juga layanan darurat 110 dari kepolisian.

Dalam proses dan upaya menciptakan situasi dan kondisi keamanan di lingkungan masyarakat, banyak informasi yang diperoleh kepolisian dari layanan call center 112 dan hal ini juga membantu kepolisian untuk bergerak cepat.

“Kolaborasi antara 112 dan 110 dari pihak kepolisian sangat membantu. Sebab banyak informasi terusan dari 112 yang disampaikan ke pihak kepolisian, “ tuturnya.

Kapolres juga memberikan dukungan penuh kepada pemerintah Kota Ambon untuk mengaktifkan kembali siskamling. Yang mana hal ini juga tentu akan membantu kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kapolres juga mengakui untuk tahun 2026 mendatang, prediksi ancaman cyber perlu diwaspadai. Sebab ancaman cyber berupa penyebaran isu-isu hoax perlu diantisipasi secara bersama jajaran pemerintahan baik kepolisian, Pemerintah Kota Ambon dan Forkopimda lainnya.

Apresiasi

Ketua DPRD Kota Ambon, Maurits Tamaela menilai, kinerja Walikota-Wakil Walikota, Bidewin Wattimena-Ely Toisutta sangat luar biasa. Ditambah lagi, penyelenggaraan Pemerintahan yang saat ini berjalan dinilai sangat transparan.

“Selain itu, DPRD dan Pemkot di tahun ini sangat sejalan. Dalam artian bahwa Pemerin­tahan hari ini telah mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pemerin­tahan sebelumnya,“ kata Tamaela.

Tidak hanya itu, respon cepat dari pemerintah kota terkait masukan-masukan dari DPRD Kota Ambon dinilai sangat baik, dan hal ini tentu demi kepentingan pembangunan Kota Ambon yang lebih maju kedepan.(S-29)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps