SIWALIMA.id > Berita
23 Februari Bank Maluku Malut Gelar RUPS
Daerah , Headline | Jumat, 6 Februari 2026 pukul 14:08 WIT

AMBON, Siwalima.id - Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar memas­ti­kan, Rapat Umum Pemegang Sa­ham tahunan akan berlang­sung pada 23 Februari men­datang.

Syahrisal mengaku, RUPS merupakan agenda Bank Ma­luku-Malut yang dilakukan setiap tahun, guna mendengarkan laporan pertanggungjawaban selama satu tahun. 

“Untuk RUPS tahunan kita agendakan tanggal 23 Februari 2026 di Jakarta,” ungkap Syah­risal.

Menurutnya, keterlambatan pe­lak­sanaan RUPS tahunan, dika­renakan harus menyesuaikan waktu dengan semua pemegang saham, terma­suk Gubernur Maluku selaku pemegang saham peng­endali.

RUPS tahunan yang akan digelar nanti, akan mengesahkan laporan keuangan tahun 2025, sekaligus menetapkan dividen yang akan diterima oleh masing-masing pemegang saham.

Ditanya berapa laba yang diper­oleh Bank Maluku Malut di tahun 2025, Syahrial enggan mengung­kapkannya, namun ia hanya me­mastikan, besaran dividen meng­alami peningkatan jika dibanding­kan dengan tahun sebelumnya.

“Besaran dividen belum bisa kita sampaikan karena harus menu­nggu penetapan dalam RUPS dulu tapi yang pasti ada peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Syahrisal.

Sementara menyangkut dengan penetapan Direktur Keuangan, Syahrisal mengaku, sampai de­ngan saat ini belum ada agenda penetapan direksi baru, sebab saat ini masih dalam tahapan uji kelayakan dan kepatutan di OJK.

“Kalau penetapan Direktur ke­uangan yang akan diisi perwakilan dari Bank DKI itu, akan dilakukan dalam RUPS Luar Biasa,” tandas Syahrisal.

Terkait kinerja keuangan, Syah­risal menjelaskan, jumlah aset Bank Maluku-Malut mencapai 10,586 triliun atau tumbuh 19,63 persen y.o.y dari capaian tahun 2024 sebesar 8,848 triliun, yang didukung dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai 6,849 triliun atau tumbuh 18,58 persen dari capaian tahun 2024 sebesar Rp5,776 triliun.

Dari sisi kredit yang diberikan, men­capai Rp6,067 triliun juga tum­buh sebesar 10,10 persen, dari ca­paian tahun 2024 sebesar Rp5,511 triliun dengan pendapatan opera­sio­nal mencapai Rp1,190 triliun atau tumbuh sebesar 20,16 persen, dari capaian 2024 sebesar Rp990 milyar. 

“Laba kita mencapai 247 miliar atau tumbuh sebesar 14,12 persen dari capaian tahun 2024 sebesar 216 miliar, dimana capaian terse­but menegaskan posisi bank yang mampu tumbuh melampaui tren industri dengan tetap menjaga kua­litas pertumbuhan,”ujar Syahrisal.

Selanjutnya Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 31,71 persen jauh di atas ketentuan regulator, Return on Assets (ROA) sebesar 2,65 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 7,80 persen. Selanjutnya BOPO Bank Maluku-Malut sebesar 75,09 perse dengan NPL nett terjaga di angka 1,20 per­sen, LDR 88,59 persen dan komposisi dana murah (CASA) sebesar 51,34 persen.

“Untuk tahun 2026, dengan duku­ngan semua pihak termasuk PSP kita optimis akan mening­katkan kinerja guna mendukung pemba­ngunan daerah baik Maluku maupun Maluku Utara,” tandas­nya.(S-20)

BERITA TERKAIT