SIWALIMA.id > Berita
Anggaran Terbatas, Walikota Sebut Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Pemerintahan | Selasa, 31 Maret 2026 pukul 14:12 WIT

AMBON, Siwalima.id - Program kerja Pemerintah Kota Ambon tidak bisa dilakukan maksimal karena salah satu menyebab pemangkasan anggaran daerah oleh pemerintah pusat.

Namun disisi lain masyarakat menuntut, agar pemerintah harus memberikan pelayanan maksimal.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyebut saat ini kinerja ASN dalam tiga bulan pertama tahun 2026 menunjukkan hasil positif, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya keterbatasan anggaran.

“Pelayanan publik di berbagai sektor termasuk dinas, sekolah dan puskesmas tetap berjalan dengan baik,” harapnya saat memimpin apel pagi di Balai Kota, Senin (30/3).

Dalam arahannya, Wattimena menyampaikan rasa syukur karena seluruh ASN dapat kembali menjalankan tugas setelah melewati masa cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para ASN dalam apel perdana pasca-libur. Meskipun telah diterapkan sistem kerja tiga hari di kantor dan dua hari kerja fleksibel.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri 1447 H kepada seluruh ASN yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin,” kata mantan sekretaris DPRD Maluku.

Dirin juga mengapresiasi situasi keamanan dan ketertiban di Kota Ambon yang tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri. Hal tersebut tidak terlepas dari peran seluruh elemen masyarakat dan aparat pemerintah yang turut menjaga stabilitas kota.

Ia juga menilai terkait dengan pengelolaan sampah dimana sebelumnya pemerintah kerap menjadi pihak yang disalahkan, kini masyarakat mulai menyadari tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Sekarang ini, kalau ada postingan soal sampah, masya­rakat justru saling mengingatkan. Ini menunjukkan adanya perubahan positif yang harus kita dorong terus,” ungkapnya.

Walikota juga memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan serta Dinas Kominfo atas upaya edukasi yang dilakukan, termasuk melalui pemantauan CCTV dan kampanye di medsos untuk mendorong kesadaran masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya pelaksanaan gerakan Ambon Bersih, Asri, Hijau dan Nyaman melalui kerja bakti rutin di tingkat desa, negeri, dan kelurahan.

“Saya minta para lurah dan kades aktif menggerakkan masyarakat serta menjadi teladan dalam menjaga lingkungan,” ingatnya.

Selain itu, seluruh OPD untuk menyelesaikan kewajiban ad­-ministrasi tepat waktu, termasuk pelaporan keuangan daerah.

Pemerintah menargetkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 dapat diserahkan ke BPK sesuai batas waktu yang ditentukan.

Di akhir arahannya, walikota menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya atas kerja keras yang telah dilakukan.

“Kalau ada keberhasilan pemerintah, itu bukan karena saya dan wakil walikota, tapi karena kerja keras bapak dan ibu sekalian,” ucapnya.

Belum Diterapkan WFH

Pada kesempatan itu juga Walikota Ambon, Bodewin Wattimena kembali menegaskan kalau pemerintah belum menerapkan kebijakan Work From Home 50 persen bagi.

 “Saya belum dapat informasi resminya soal WFH, jadi saya belum bisa berkomentar,” kata walikota.

Ia menegaskan, pemerintah akan menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik apabila sudah ada keputusan resmi terkait kebijakan tersebut.

“Kalau sudah ada informasi resmi, pasti saya sampaikan ke media,” tambahnya.(Mg-1)

BERITA TERKAIT