AMBON, Siwalima.id - Nyawa Hawa Bahta, Wanita penjual petasan di depan kampus PGSD Unpatti di Jalan dr Latumeten, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, nyaris melayang usai dihujam tusukan senjata tajam oleh orang tak dikenal, Kamis (11/12).
Wanita berusia 50 tahun tersebut, harus dilarikan ke RS Tingkat II dr JA Latumeten Ambon, akibat luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Informasi yang berhasil dihimpun Siwalima di Mapolresta Ambon menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Mersy Amua Intopiana (21) mahasiswi STIKES yang sementara jalani praktek di IGD RS dr JA Latumeten dihampiri warga yang meminta pertolongan untuk melihat korban.
Saat saksi dan beberapa rekannya tiba di TKP, mereka mendapati korban sudah terbaring berlumuran darah di dalam lapak jualannya.
“Saat saksi dan rekan rekannya tiba, korban sudah terbaring dengan sejumlah luka di sekujur tubuh,” jelas sumber tersebut mengikuti ucapan saksi.
Saksi dan beberapa warga selanjutnya, membantu mengevakuasi korban ke RS serta meminta warga untuk melapor kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Hingga kini belum diketahui pelaku dan motif di balik penganiayaan sadis tersebut.
Akibat dari peristiwa itu, korban mengalami Luka sobek di punggung tangan, sikut tangan kiri, bawah ketiak kiri, pundak kiri, dan lengan atas kiri selanjutnya luka ringan di jari telunjuk kiri, dada, dan jidat, memar pada bagian mata kanan dan pangkal hidung serta luka ringan di pipi kiri dan pipi atas kiri.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Yoga Putra Prima Setya, yang dikonfirmasi Siwalima, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurut kapolresta , setelah mendapat laporan, personel Polresta Ambon yang dipimpin Kompol Y Alfons tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti.
“Tim sudah turun dan melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi, untuk identitas pelaku masih dalam penyelidikan,” jelas kapolresta.
Kapolresta menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus tersebut ke pihak kepolisian. (S-10)