AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku meminta perhatian serius dari Pemerintah Pusat terhadap sarana dan prasarana pendukung Embarkasi Haji Antara.
Walaupun Maluku telah ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara, namun sampai saat ini masih ada fasilitas pendukung yang belum lengkap dan memadai.
Permintaan ini disampaikan Plh Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (10/1).
Kasrul bilang, dengan ditetapkannya Embarkasi Haji Antara Ambon, secara tidak langsung sangat berdampak proses keberangkatan dimana akan ada efisiensi biaya, waktu, dan energi bagi calon jemaah haji Maluku karena tidak perlu transit lama di embarkasi lain.
“Memasuki tahun ketiga sesuai top one stop service-nya, Maluku masih tertinggal jauh karena beberapa sarana pendukung itu belum layak seperti, aula pemberangkatan dan pemulangan jamaah masih sangat terbatas,” ujar Kasrul
Menurutnya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada jema’ah calon haji maka Embarkasi Haji Antara Ambon membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat agar dapat membantu melengkapi kebutuhan tersebut.
Bahkan, Pemprov Maluku telah meminta Komisi VIII DPR untuk dapat membantu menyuarakan ke Kementerian Agama agar sehingga di tahun 2026 ini, ada tindak lanjut terhadap persoalan keterbatasan sarana dan prasarana di Embarkasi Haji Antara Ambon tersebut.
“Pemerintah provinsi tentu berharap seluruh sarana dan prasarana embarkasi haji antara Ambon yang belum memenuhi standar nasional tersebut dapat diperhatikan untuk peningkatan infrastruktur di tahun-tahun mendatang,” tegas Kasrul.(S-20)