AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 29.804 siswa SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Maluku akan mengikuti ujian sekolah hari ini, Senin (13/4).
Jumlah siswa tersebut terdiri 23.284 siswa SMA, 6.455 siswa SMK, 65 siswa SLB. Ribuan siswa ini berasal dari 291 SMA, 119 SMK dan 13 SLB.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Sarlota Singerin menjelaskan, berdasarkan regulasi ujian sekolah merupakan instrumen utama dalam penentuan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
“Jadi ujian sekolah untuk tingkat SMA, SMK dan SLB dilakukan secara serentak. Ujian sekolah bukan sekadar rutinitas akhir tahun ajaran tetapi ujian yang kalian hadapi memiliki urgensi yang sangat mendasar,” ungkapnya.
Pelaksanaan ujian sekolah merupakan bentuk akuntabilitas publik sekolah, dimana siswa-siswi telah memenuhi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ditetapkan secara nasional dan daerah.
Disisi lain hasil ujian sekolah yang nanti dicapai siswa, akan menjadi cermin bagi Dinas Pendidikan Maluku untuk mengukur, sekaligus melakukan pemetaan terhadap mutu dan kualitas pendidikan yang ada.
“Kita berkomitmen terus mengejar pemerataan kualitas pendidikan agar siswa yang ada di pelosok Maluku mendapatkan standar pendidikan yang sama dengan peserta didik yang di kota sesuai dengan Sapta Cipta Gubernur dan Wakil Gubernur,” tandas Sarlota.
Menurutnya, dalam pelaksanaan ujian ini, tentu semua siswa dan sekolah masing-masing ingin menorehkan prestasi dengan memperoleh nilai tertinggi, namun hal itu harus dibarengi dengan kejujuran sebagai aspek yang paling utama.
Pihak sekolah jangan pernah mencederai proses ujian ini dengan kecurangan, sebab siswa-siswi yang akan mengikuti ujian adalah pemimpin Maluku masa depan yang harus memiliki karakter kuat dan integritas tinggi.
Untuk itu, ia mengingatkan para kepala sekolah, guru dan pengawas dalam melaksanakan tugas harus mengedepankan profesionalisme dan kasih sayang dengan menciptakan suasana ujian yang tenang, nyaman dan tertib.
“Saya minta sekolah untuk menunjukkan profesionalitas dan integritas yang tinggi dalam mendampingi dan mengawasi pelaksanaan ujian sekolah nanti,” tandas Sarlota.(S-20)