SIWALIMA.id > Berita
Hari Ini 29.804 Siswa SMA Ikut Ujian Sekolah
Headline , Pendidikan | Senin, 13 April 2026 pukul 14:45 WIT

AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 29.804 siswa SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Ma­luku akan meng­ikuti ujian sekolah hari ini, Senin (13/4).

Jumlah siswa ter­sebut terdiri 23.284 siswa SMA, 6.455 siswa SMK, 65 siswa SLB. Ribuan siswa ini berasal dari 291 SMA, 119 SMK dan 13 SLB.

Kepala Dinas Pen­didikan dan Kebudayaan Ma­lu­ku, Sarlota Si­ngerin menje­las­kan, berdasarkan regulasi ujian se­ko­lah merupakan instru­men utama dalam penen­tuan kelulusan siswa se­telah menempuh pendi­dikan selama tiga tahun.

“Jadi ujian sekolah untuk tingkat SMA, SMK dan SLB dilakukan secara serentak. Ujian sekolah bukan sekadar rutinitas akhir tahun ajaran tetapi ujian yang kalian hadapi memiliki urgensi yang sangat mendasar,” ung­kap­nya.

Pelaksanaan ujian sekolah meru­pakan bentuk akuntabilitas publik sekolah, dimana siswa-siswi telah memenuhi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ditetapkan secara nasional dan daerah.

Disisi lain hasil ujian sekolah yang nanti dicapai siswa, akan menjadi cermin bagi Dinas Pendidikan Maluku untuk mengukur, sekaligus melakukan pemetaan terhadap mutu dan kualitas pendidikan yang ada.

“Kita berkomitmen terus mengejar pemerataan kualitas pendidikan agar siswa yang ada di pelosok Maluku mendapatkan standar pendidikan yang sama dengan peserta didik  yang di kota sesuai dengan Sapta Cipta Gubernur dan Wakil Guber­nur,” tandas Sarlota.

Menurutnya, dalam pelaksanaan ujian ini, tentu semua siswa dan sekolah masing-masing ingin meno­rehkan prestasi dengan memperoleh nilai tertinggi, namun hal itu harus dibarengi dengan kejujuran sebagai aspek yang paling utama.

Pihak sekolah jangan pernah men­ce­derai proses ujian ini dengan kecu­rangan, sebab siswa-siswi yang akan me­ngikuti ujian adalah pemimpin Ma­luku masa depan yang harus memiliki karakter kuat dan integritas tinggi.

Untuk itu, ia mengingatkan para kepala sekolah, guru dan pengawas dalam melaksanakan tugas harus mengedepankan profesionalisme dan kasih sayang dengan mencip­takan suasana ujian yang tenang, nyaman dan tertib.

“Saya minta sekolah untuk me­nunjukkan profesionalitas dan integritas yang tinggi dalam men­dampingi dan mengawasi pelak­sanaan ujian sekolah nanti,” tandas Sarlota.(S-20)

BERITA TERKAIT