SIWALIMA.id > Berita
Jabat Kadisperindag, Ini Instruksi Gubernur ke Jais Ely
Pemerintahan | Rabu, 25 Februari 2026 pukul 13:47 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pasca dilantik menjadi Kepala Dinas Perin­dustrian dan Per­dagangan, Achmad Jais Ely diinstruk­si­kan oleh gubernur untuk melakukan pembenahan terha­dap Pasar Mardika.

Instruksi gubernur ini, disampaikan Asisten Per­ekonomian dan Pemba­ngunan Sekda Maluku, Kasrul Selang dalam acara serah terima ja­ba­tan Kadisperindag dari pejabat lama Yahya Kotta ke­pada Achmad Jais Ely.

Menurut Kasrul, kondisi keuangan daerah yang sementara terpuruk akibat pemotongan TKD, menuntut OPD peng­hasilan seperti Disperin­dag memaksimalkan kerja-kerja mereka dan salah satu tugas utama untuk mendukung peningkatan PAD yakni, penataan Pa­sar Mardika yang belaka­ngan ini menjadi isu panas ditengah masyarakat.

“Pak gubernur instruk­si­kan agar Kadis perindag yang baru ini akembali benahi Pasar Mardika agar dapat tertib, sehingga berdampak pada peningkatan PAD,” ucap Kasrul kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (24/2).

Kesemrawutan yang terjadi di Pasar Mardika kata Kasrul, harus menjadi perhatian serius kepala dinas yang baru, agar segera ditertibkan sehingga tidak menggangu akses masyarakat dan angkutan di Pasar Mardika.

Selain itu, sumber-sumber PAD yang berasal dari retribusi pedagang harus dikelola secara transparan dan optimal, dengan tujuan agar target PAD yang telah ditetapkan dapat dicapai.

“Tahun kemarin target PAD dari Pasar Mardika yang harusnya Rp17 miliar itu kan tidak tercapai, jadi kadis yang baru ini atas arahan pak gubernur harus mampu mengelola pasar ini, sehingga target yang sudah ditetapkan dapat dicapai,” beber Kasrul.

Selain Pasar Mardika kata Kasrul, persoalan dugaan pengaturan harga ikan di Pasar Arumbae, juga harus mendapatkan perhatian serius Ach­mad Jais Ely selaku Kadis Perindag untuk diselesaikan sece­pat­nya, agar tidak mengganggu inflasi.

Penertiban mafia harga ikan di pasar Mardika ini perlu dilakukan, mengingat selama dua bulan ter­akhir ikan menjadi pemicu naiknya tingkat inflasi, sehingga harus ditangani secara komprehensif.

Dari sisi ekspor mengalami penu­runan, maka gubernur juga minta Achmad Jais Ely selaku Kadis Perindag agar terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, sehi­ngga nilai ekspor Maluku dapat kembali meningkat.

“Prinsipnya pak gubernur memesan agar tata kelola perdagangan di Maluku harus semakin lebih baik lagi kedepan,” tegas Kasrul.(S-20)

BERITA TERKAIT