SIWALIMA.id > Berita
Mendagri Warning Percepat Penyerapan Anggaran
Headline , Pemerintahan | Jumat, 28 November 2025 pukul 14:44 WIT

AMBON, Siwalima.id - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian warning seluruh kepala dae­rah di Maluku agar mempercepat pe­nye­rapan angga­ran.

Warning ini di­sampaikan Mendagri da­lam pertemuan bersama kepala daerah baik Guber­nur Maluku maupun Bu­pati dan Walikota yang berlangsung di Ruang VIPP Pemda di Bandara Pattimura, Kamis (27/11).

Dalam rapat ko­ordinasi terbatas tersebut, Mendag­ri menyoroti ber­bagai persoalan eko­nomi yang dihadapi Provinsi Maluku maupun kabupaten dan kota di Maluku.

Secara umum Mendagri mengapresiasi kinerja kepala daerah se-Maluku yang berhasil menjaga in­flasi, dimana selama seta­hun terakhir angka inflasi di Provinsi Maluku ber­tengkar pada 2.3 persen atau dibawah nasional.

Tak hanya inflasi, per­tumbuhan ekonomi Ma­luku pada triwulan ketiga yang tumbuh positif sebesar 4.3 persen juga mendapat­kan apresiasi dari Mendagri.

“Tentu saya mengapresiasi seluruh kepala daerah di Maluku sebab walaupun karakteristik daerah kepulauan dengan tantangan yang tidak mudah tapi kepala daerah mampu menjaganya inflasi sebesar 2.3 persen,” ucap Mendagri kepada wartawan usai pertemuan dengan kepala daerah se- Maluku.

Kendati begitu, Mendagri meminta agar kepala daerah dapat bekerja keras untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari 4.3 persen meningkat menjadi 5 persen sehingga dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5 persen kata Mendagri tentu akan berdampak baik kepada masyarakat khususnya berkaitan dengan nilai jual di pasar.

Walaupun kinerjanya ekonomi yang baik, tetapi Mendagri menyoroti persoalan penyerapan pendapatan dan belanja pada beberapa daerah di Maluku yang sampai sekarang belum mencapai target.

“Ada beberapa daerah di Maluku yang pendapatan dan belanja belum sesuai target, datanya saya sudah serahkan kepada pak gubernur jadi saya minta kepala daerah yang pendapatannya tidak sesuai atau tidak mencapai target dan belanjanya tidak mencapai target ini harus mengevaluasi,” tegas Mendagri.

Mendagri menegaskan percepatan penyerapan sangat penting sebab jika pendapatan dan belanja daerah tidak berjalan sesuai target otomatis uang yang beredar kurang ekonomi akan melambat masyarakat.

Selain itu jika penyerapan anggaran pendapatan dan belanja rendah maka upaya mengurangi kemiskinan tidak akan tercapai sebaliknya justru penduduk miskin akan bertambah.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa berterima kasih kepada Mendagri yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Maluku, di sela-sela waktu  kunjungan telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan bupati/walikota se Maluku.

Dikatakan ada beberapa capaian yang positif yang dipaparkan berdasarkan data seperti pengendalian inflasi di Maluku yang dapat dilakukan sehingga lebih rendah dari inflasi nasional.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi di triwulan ketiga 2025 mencapai 4,3 persen atau masih sedikit di bawah nasional, tetapi meningkat dibandingkan triwulan pertama dan kedua.

“Capaian positif ini mesti dipelihara, dijaga dan tingkatkan maka sebagai gubernur saya meminta dukungan kerja sama baik semua stakeholder artinya kita harus memiliki tujuan dan presepsi yang sama tentang upaya bersama kita untuk membawa Maluku kearah yang lebih baik,” tandas Gubernur. (S-20)

BERITA TERKAIT