AMBON, Siwalima.id - Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Provinsi Maluku, Alwiyah Fadlun Alaydrus terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Selama tiga tahun terakhir indeks pelayanan publik di lingkungan Pemprov Maluku terus meningkat dari 1.77 di tahun 2023 menjadi 2.91 di tahun 2025.
“Memang belum sempurna, tapi selama tiga tahun terakhir IPP Maluku mengalami peningkatan dan kita terus berupaya memperbaiki pelayanan publik,” kata Alaydrus kepada Siwalima di Kantor Gubernur, Rabu (14/1).
Perbaikan pelayanan publik, lanjutnya bukan saja dilakukan oleh Pemprov Maluku saja, tetapi provinsi lain di Indonesia.
Kebijakan efisiensi anggaran lanjtunya sangat berpengaruh terhadap pelayanan publik, khususnya penyiapan sarana dan prasarana.
Namun saat ini Biro Ortala bersama Dinas Kominfo sedang mempersiapkan jaringan SPBE karena memang penggunaan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan sudah menjadi kebutuhan yang harus diprioritaskan.
Menurutnya, pemprov juga akan berkoordinasi dengan tim evaluasi dari Kemenpan-RB untuk melakukan asistensi dan supervisi sebelum dilakukan penilaian.
Kedepan penilaian pelayanan publik dilakukan terhadap OPD mana yang dipilih oleh Kemenpan-RB.
Untuk itu, seluruh OPD diperintahkan untuk menyiapkan pelayanan secara mandiri dan lebih siap untuk menghadapi evaluasi dalam rangka penilaian kinerja layanan publik.
“Harapan kami di tahun 2026 ini terjadi peningkatan pelayanan publik semakin meningkat,” harapnya.(S-20)