JAKARTA, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, kepergian almarhum Said Assagaff, bukan hanya duka bagi keluarga, namun juga duka bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Maluku.
Pasalnya, Maluku kehilangan seorang pemimpin terbaik, yang telah mengabdikan hidupnya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa raga. Bahkan Said Assagaff dinilai, telah berhasil meletakkan fondasi yang kuat bagi pembangunan di bumi raja-raja.
Pengakuan ini, disampaikan gubernur, dalam pidatonya pada upacara kedinasan penghormatan terakhir kepada mendiang mantan Gubernur Maluku Said Assagaff secara kedinasan yang berlangsung di rumah duka di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/12).
Almarhum Said assagaff kata gubernur, selama hidupnya berkarir di Pemerintah Provinsi Maluku mulai dari ASN biasa, hingga menjadi gubernur dan dikenal sebagai sosok yang tenang, bijaksana dan penuh integritas.
“Dalam masa kepemimpinannya, beliau menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia, stabilitas daerah, penguatan identitas budaya Maluku, serta pembangunan infrastruktur yang menjadi fondasi bagi kemajuan Maluku saat ini,” ucap gubernur sambil meneteskan air mata.
Said Assagaff menurut gubernur adalah, pemimpin yang tidak banyak berkata-kata, tetapi tegas dalam tindakan, tulus dalam pelayanan, dan rendah hati dalam setiap langkah.
Jejak perjuangannya masih dapat dirasakan hingga hari ini, baik dalam program pembangunan, kebijakan pemerintah maupun dalam relasi sosial yang beliau bangun bersama semua komponen masyarakat.
“Di balik itu semua, beliau tetap menjadi pribadi yang rendah hati, dekat dengan masyarakat, dan penuh kasih kepada semua golongan, cerminan teladan seorang pemimpin yang beriman,” ucap gubernur.
Gubernur mengaku, Said Assagaff sering menegaskan bila tugas pemerintahan adalah amal jariyah, sebuah ladang pengabdian yang kelak akan menjadi pahala yang terus mengalir dan hari ini semua menjadi saksi banyak kebaikannya yang telah bermanfaat bagi masyarakat.
Kepada anak-cucu dan keluarga yang berduka, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Gubernur menyampaikan takziah yang sedalam-dalamnya semoga Allah SWT memberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan serta melimpahkan rahmat-nya kepada almarhum.
“Kami memahami bahwa duka ini sangat berat, namun kami percaya, bahwa segala karya, jasa pengabdian, dan amal bakti almarhum bagi bangsa, negara, daerah dan masyarakat Maluku, akan menjadi keteladanan sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar,” kata gubernur.
Menurut gubernur, masyarakat Maluku mungkin kehilangan sosoknya secara fisik, namun semangat pengabdian, jiwa kecintaannya pada Maluku dan jejak kepemimpinannya akan tetap hidup dalam perjalanan daerah ini.
Sebagai bentuk penghormatan, gubernur mengajak semua elemen masyarakat Maluku untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan dengan membangun Maluku yang rukun, maju dan sejahtera dalam bingkai pela gandong dan Maluku yang terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik.
“Mengenal sosok dan karakter kepemimpinan almarhum, saya sangat yakin itulah harapan, pesan pemimpin sekaligus amanah almarhum yang ingin dititipkan sebagai sebuah seruan tokoh pemimpin terbaik Maluku kepada kita generasi masa kini, maupun masa depan,” tutur gubernur.
Menko Perekonomian
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, melayat ke rumah duka mantan Gubernur Maluku Said Assagaff, Minggu (30/11) malam.
Seperti dikutip dari detiknews, Airlangga menyambangi rumah duka Said Assagaff sekaligus mantan Ketua DPD Partai Golkar ini di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.
Airlangga mengenang Said Assagaff sebagai sosok yang berpendirian teguh dan berdedikasi untuk mensejahterakan masyarakat.
Bahkan, Airlangga menyebut Assagaff sebagai sosok pekerja keras dan pantang menyerah.
“Saya menyampaikan duka mendalam atas kepergian beliau sahabat saya mantan Gubernur Maluku Said Assagaff. Beliau sosok yang baik, ikhlas berjuang untuk masyarakat khususnya Maluku, dan pekerja keras. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan perjuangan almarhum untuk masyarakat Maluku dilanjutkan penerusnya,” ucap Airlangga. (S-20)