AMBON, Siwalimanews – Persoalan sampah di Pasar Baru Mardika terus meresahkan pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di areal pasar.
Bau menyengat berasal dari tumpukan sampah di areal pasar baru yang sampai saat ini belum berhasil diangkut oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian sebagai pengelola Pasar Mardika.
Pantauan Siwalima di lokasi Pasar Baru Mardika terlihat sampah yang ditumpuk pada dua tempat berbeda belum kunjung dibersihkan, dan diangkut ke tempat pembuangan akhir.
Persoalan sampah di Pasar Baru Mardika bukan baru pertama kali, namun berulang kali terjadi tanpa ada perbaikan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Maluku, Yahya Kotta pun angkat bicara terkait dengan persoalan sampah di Pasar Baru Mardika yang tidak diangkut.
Yahya beralibi, jika pihaknya menaruh perhatian serius terhadap persoalan di Pasar Baru Mardika termasuk sampah yang ada.
Menurutnya, pengelolaan pasar baru Mardika memang dilakukan Disperindag Maluku, tetapi pengangkutan sampah dari Pasar Baru Mardika dilakukan Pemkot.
“Kita sudah kerja sama dengan Pemkot terkait sampah. Jadi para cleaning service dan pedagang mengangkut sampah dari dalam pasar ke TPS, sementara armada Pemkot yang akan mengangkut dari TPS ke TPA Benteng Karang,” ujar Yahya.
Yahya mengaku pihaknya teruskan berkoordinasi dengan Pemkot agar intensif mengangkut sampah minimal satu minggu sekali. “Minimal seminggu sekali, tapi kami juga minta agar pedagang rutin membayar retribusi sampah agar pengangkutan juga lancar,” jelasnya.
Yahya pun memastikan sisa sampah yang ada akan segera diangkut dan dibersihkan segera. (S-20)