AMBON, Siwalima.id - Menysambut piala dunia 2026, ribuan warga Kota Ambon dan sekitarnya turun jalan memakai jersey tim favorit peserta piala dunia.
Tercatat sebanyak 7000 peserta memadati Lapangan Merdeka Ambon mengikuti Amboina Color Fun Walk 2026 yang digelar Pemerintah Kota Ambon, Kamis (11/6)
Kegiatan yang mengusung semangat dan euforia piala dunia 2026 itu, diikuti masyarakat umum, ASN, pelajar, komunitas, hingga pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Ambon.
Nuansa piala dunia terlihat kental dengan penggunaan jersey berbagai negara peserta.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena turut mengenakan jersey Inggris, Wakil Walikota Ambon jersey Belanda, Sekot Ambon jersey Argentina, Ketua DPRD Kota jersey Prancis, sementara pimpinan OPD dan peserta lainnya mengenakan jersey tim nasional pilihan masing-masing.
Ketua Panitia HUT ke-451 Kota Ambon, Christian Tukloy mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan tema HUT Kota Ambon tahun ini, yakni Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.
Menurutnya, Amboina Color Fun Walk digelar untuk meningkatkan solidaritas dan kebersamaan antara ASN dan masyarakat, sekaligus membudayakan pola hidup sehat serta memperkuat persatuan warga Kota Ambon.
“Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Ambon serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.
Selain jalan santai kata Tukloy, panitia juga menghadirkan bazar UMKM dan pembagian doorprize yang didukung sejumlah mitra, antara lain OJK Maluku, Bank Indonesia Maluku, Citraland Ambon, Telkomsel dan BPS Kota Ambon.
Rute kegiatan dimulai dari Lapangan Merdeka menuju Gong Perdamaian Dunia, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan AM Sangaji, Jalan AY Patty dan kembali finish di Lapangan Merdeka.
Sementara itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar olahraga bersama, tetapi juga sarana memperkuat kohesi sosial masyarakat menjelang perhelatan piala dunia 2026.
“Kita berjalan dalam semangat Ambon par samua. Saat piala dunia berlangsung nanti, kita tidak boleh terpecah hanya karena berbeda dukungan. Argentina boleh ada, Brasil boleh ada, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda dan negara lainnya boleh ada, tetapi ingat kita semua orang basudara di Kota Ambon,” ucap walikota.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif dari sisi sosial maupun ekonomi. Dari sisi sosial, kegiatan itu menjadi wadah mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kota Ambon.
Sementara dari sisi ekonomi, perputaran uang yang terjadi akibat tingginya pembelian jersey tim nasional dinilai turut menggerakkan usaha para pedagang kecil.
“Kalau ribuan peserta membeli jersey dengan harga Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per orang, maka lebih dari Rp1 miliar beredar di kalangan pedagang kecil. Ini bentuk dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tandas walikota.
Walikota mengaku, kegiatan tersebut sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan. Namun di sisi lain, para pelaku usaha kecil, khususnya penjual jersey dan atribut sepak bola, turut merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Pemkot Ambon juga menyerahkan bantuan kepada lebih dari 200 pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.
Selain itu, walikota mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai pada 15 Juni. Untuk masyarakat diminta menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar, agar pemerintah memperoleh data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pelayanan publik.
“Data yang valid sangat penting untuk mendukung pembangunan dan pengambilan kebijakan yang tepat bagi masyarakat,” ucap walikota.
Walikota juga menyampaikan himbauan dari OJK terkait maraknya aktivitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat.
Ia mengingatkan warga untuk mewaspadai investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta menjauhi praktik judi online yang semakin mengkhawatirkan.
“Masyarakat harus meningkatkan literasi keuangan dan hanya menggunakan lembaga jasa keuangan yang berizin serta diawasi OJK. Ingat selalu dua L sebelum berinvestasi, yaitu Legal dan Logis,” pesan walikota.
Amboina Color Fun Walk 2026 berlangsung meriah dan penuh warna, sekaligus menjadi simbol persatuan masyarakat Kota Ambon dalam semangat kebersamaan, sportivitas, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah
Inggris Juara Dunia
Walikota juga optimistis tim nasional Inggris akan menjuarai piala dunia FIFA 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-451 Kota Ambon sekaligus menyambut euforia Piala Dunia 2026.
“Kita sangat senang karena pemerintah kota dapat bergembira bersama masyarakat. Amboina Color Fun Walk menjadi salah satu agenda menyongsong HUT Kota Ambon ke-451 dan bertepatan dengan momentum Piala Dunia 2026,”ujarnya
Ia mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat dan ASN yang memadati kegiatan tersebut.
“Saya sangat bersyukur karena antusiasme warga, baik ASN maupun masyarakat Kota Ambon luar biasa. Ini bagian dari kegembiraan kita bersama,” katanya.
Dia menegaskan, meski memiliki tim favorit yang berbeda-beda, seluruh warga Ambon tetap bersatu dalam semangat persaudaraan.
“Di tengah perbedaan dukungan, kita semua bagian dari Kota Ambon. Kita semua orang basudara. Kegiatan pemerintah kota harus memberikan dampak dan kebahagiaan bagi masyarakat,” tandasnya.
Saat ditanya tim jagoannya di piala dunia, walikota tanpa ragu menyebut Inggris sebagai pilihan utama. “Kalau saya dari dulu mengenakan jersey Inggris, harga mati. Soal juara atau tidak itu biasa, tetapi soal fanatisme saya tetap Manchester United dan Inggris,” ujarnya.
Ia juga mengaku mengagumi gelandang muda Manchester United sekaligus pemain Timnas Inggris, Kobbie Mainoo.
“Kobbie Mainoo pemain muda yang sangat berbakat. Dia pemain Manchester United dan Timnas Inggris,” katanya.
Bahkan, Bodewin memprediksi Inggris akan tampil di partai final menghadapi Brasil dan keluar sebagai juara. “Inggris harus menang dan pasti Inggris menang. Saya prediksi finalnya Brasil melawan Inggris dan Inggris yang menjadi juara,” tegasnya. (S-30)