SIWALIMA.id > Berita
Walikota Raih Prestasi Gemilang di KPPD
Headline , Pemerintahan | Kamis, 20 November 2025 pukul 15:16 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Watti­mena, meraih prestasi yang mem­banggakan saat mengikuti Program Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri (KP­PD) Angkatan II yang di­seleng­garakan Kemen­dagri be­kerja sama dengan Lemhanas dan Purnomo Yusgiantoro Center.

Prestasi yang diraih walikota tersebut yakni, terpilih menjadi salah satu dari tiga kepala daerah yang memaparkan  rencana aksi terbaiknya tentang Pengelolaan Sampah Terpadu dengan Pemanfaatan Teknologi.

Walikota menjelaskan, proses penilaian bukan berupa pembe­rian peringkat atau angka, me­lainkan seleksi terhadap rencana aksi yang dinilai paling relevan, komprehensif, dan mampu men­jawab tantangan daerah.

“Memang tidak ada nilai atau ranking dalam kegiatan ini, tetapi tiga rencana aksi terbaik dipilih untuk dipresentasikan dihadapan para petinggi Lemhanas dan Kemen­dagri. Ambon termasuk dalam tiga itu, bersama Walikota Bengkulu dan Bupati Pringsewu,” ucap Walikota kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (18/11) malam.

Selama dua minggu mengikuti rangkaian kegiatan ini kata wali­kota, dimana  lima hari di Lem­hanas, tujuh hari di Singapura, dan dua hari di BPSDM Kemen­dagri, seluruh peserta diminta menyusun rencana aksi yang akan diterapkan di daerah masing-masing.

Walikota memilih isu penge­lolaan sampah terpadu dengan pemanfaatan teknologi sebagai fokus rencana aksinya.

“Saya memilih mengangkat per­soalan sampah, karena menurut saya ini isu yang paling krusial di Kota Ambon hari ini. Kami diminta mengidentifikasi masalah di daerah, memilah mana yang paling urgent, dan menyusun langkah strategis untuk mengatasinya,” jelas Walikota.

Sebelum dipaparkan secara terbuka, seluruh rencana aksi diuji terlebih dahulu di BPSDM Ke­mendagri dan dari 25 peserta, hanya tiga yang dinyatakan terbaik dan membawakan paparan diha­dapan pejabat tinggi negara, termasuk Gubernur Lemhannas, jajaran Kementerian Dalam Ne­geri, serta Prof Purnomo Yus­giantoro sebagai salah satu penyelenggara program.

“Sebelum menyampaikan diha­dapan para pejabat, rencana aksi itu diuji terlebih dahulu. Tiga yang ter­baik dipilih untuk dipaparkan secara resmi. Ini bukan soal siapa terbaik, tetapi soal kemampuan kita meng­iden­tifikasi persoalan dan meru­muskan solusi yang efektif,” ucap Walikota.

Selain memaparkan rencana aksi, Walikota juga terpilih sebagai per­wakilan peserta untuk tampil dalam podcast Purnomo Yusgian­toro Center, yang menjadi bagian dari ra­ngkaian kegiatan KPPD Angkatan II.

Walikota mengaku, kesempatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja dan keseriusan peserta dalam merumuskan solusi nyata bagi daerah.

“Kesempatan mewakili 25 peserta lain bukan hal mudah. Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana kita mampu melihat masalah, menentukan prioritas, dan merumuskan langkah stra­-tegis untuk menyelesaikannya,” tandas Walikota. (S-25)

BERITA TERKAIT